Selasa, 28 April 2026

Perawatan Sederhana di Rumah untuk Mengatasi Kulit yang Mengalami Sunburn

Untuk mengatasi sunburn, Anda dapat menggunakan berbagai perawatan rumahan seperti menggunakan lidah buaya, teh chamomile, air mawar, hingga yogurt.

Istock
Perawatan rumahan dapat digunakan untuk meredakan sunburn. 

TRIBUNPALU.COM – Saat Anda melakukan aktivitas di bawah terik matahari yang berlebih dengan waktu yang cukup lama, Ada kemungkinan besar Anda akan terkena sunburn.

Sunburn atau kulit terbakar merupakan reaksi kulit saat terpapar sinar matahari berlebihan.

Kulit yang mengalami sunburn biasanya akan mengalami perubahan warna menjadi lebih gelap.

Selain itu, Anda mungkin juga akan merasakan sensasi perih atau nyeri di area kulit hingga pengelupasan pada area yang terbakar akibat sinar matahari.

Umumnya kulit yang mengalami sunburn akan sembuh dengan sendirinya, namun beberapa wanita sangat tidak nyaman dengan kondisi tersebut.

Terlebih saat sunburn yang dialami berada pada area tubuh yang sering terlihat seperti wajah, tangan dan kaki.

Untuk mengatasinnya, Anda dapat melakukan berbagai perawatan di rumah agar sunburn Anda dapat segera pulih.

Berikut cara sederhana mengatasi sunburn di rumah, yang melansir dari berbagai sumber :

1.  Menggunakan air

Melansir dari Healthline, sunburn pada dasarnya adalah peradangan pada kulit.

Salah satu cara termudah untuk mengobati peradangan adalah dengan mendinginkan daerah yang terkena.

Berendam air sepanjang hari dapat membantu menjaga kulit terbakar agar tidak semakin parah.

Namun, Anda perlu berhati-hati saat akan berenang di kolam, karena air yang mengandung klorin dapat lebih mengiritasi kulit.

Anda juga harus menghindari mengoleskan es secara langsung karena akan menyebabkan lebih banyak kerusakan pada kulit ekstra-sensitif Anda yang terbakar sinar matahari.

Anda juga dapat mencoba mandi untuk membantu mendinginkan dan menenangkan kulit Anda.

2.  Lidah buaya

Jika Anda tidak memiliki tanaman lidah buaya di rumah Anda, Anda dapat menggantinya dengan gel lidah buaya.

Gel di dalam tanaman sukulen ini telah digunakan selama berabad-abad untuk segala macam penyakit, mulai dari sakit perut hingga infeksi ginjal.

Selain itu, lidah buaya juga sebagai pereda sengatan matahari yang paling sering digunakan.

Memotong sepotong tanaman dan mengoleskan gel langsung ke kulit memberikan bantuan langsung dan menenangkan dari sengatan sengatan matahari ringan.

Jika Anda tidak bisa mendapatkan tanaman, cobalah gel lidah buaya 100 persen namun bukan losion atau salep berbahan dasar lidah buaya.

Namun, sebaiknya berusahalah untuk tetap menggunakan tanaman lidah buaya asli.

3.  Teh chamomile

Teh chamomile dapat menenangkan jiwa Anda, tetapi juga dapat menenangkan kulit yang terbakar sinar matahari.

 Seduh teh seperti biasa dan biarkan dingin, lalu saat sudah siap, rendam kain lap di dalamnya dan oleskan ke area yang mengalami sunburn.

Jika Anda alergi terhadap serbuk sari, Anda tidak boleh menggunakan perawatan ini, karena perawatan ini dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit Anda.

4.  Menggunakan masker yogurt

Melansir dari Mother Earth Living, untuk wajah yang terbakar sinar matahari, oleskan pasta yogurt dingin dan minyak esensial chamomile.

Yogurt adalah sumber asam laktat atau asam alfa-hidroksi alami, yang dapat menghaluskan kulit kasar dengan lembut.

Yogurt juga memiliki manfaat untuk memutihkan kulit secara ringan.

Jika diterapkan tiga kali atau lebih per minggu, perawatan ini dapat membantu meringankan kemerahan dan perubahan warna yang disebabkan oleh paparan sinar matahari yang berlebihan.

Jika yogurt Anda berair, saring melalui kain tipis untuk menghilangkan kelembapan berlebih.

5. Pastikan tubuh selalu terhidrasi

Melansir dari Organict Fact, onsumsi air atau cairan secara konstan diperlukan karena paparan sinar matahari dapat menyebabkan dehidrasi.

Konsumsi air putih yang sehat juga membantu mendinginkan tubuh.

Sebaiknya, konsumsi air putih setiap hari minimal harus 6 sampai 8 gelas air.

6. Konsumsi sayuran dan buah-buahan

Konsumsi sayuran dan buah-buahan dengan kandungan air yang tinggi dapat membantu Anda rehidrasi lebih cepat.

Beberapa sayuran dan buah-buahan tersebut termasuk mentimun, labu botol, labu ular, melon labu bergerigi, pepaya, melon kesturi, melon melon, dan melon, yang semuanya memiliki kandungan air yang tinggi.

7.  Oatmeal

Air oatmeal meredakan kulit yang terbakar sinar matahari dan membantu pemulihan yang cepat.

Untuk menggunakannya, ambil oatmeal kering di kain muslin dan letakkan kain ini di air dingin selama beberapa waktu lalu angkat oatmeal.

Air ini dapat dioleskan pada kulit yang terbakar sinar matahari setiap 2 hingga 4 jam.

Baca juga: Miliki Masalah Kulit Wajah mulai dari Jerawat hingga Komedo? Atasi dengan Memanfaatkan Ketumbar

8. Jus Lemon dan Air Mawar

Jus lemon, air mawar, dan gliserin dapat dicampur dalam takaran yang sama dan dioleskan pada luka bakar sebelum tidur.

Setelah keesokan harinya, sisa ramuan tersebut harus segra dibilas dengan air dingin.

Setelah menggunakan berbagai perawatan awal tersebut, kulit Anda masih membutuhkan perawatan yang cukup ekstra.

 Salah satu hal terpenting yang dapat Anda lakukan untuk mencegah kulit terkelupas atau setidaknya menjaganya seminimal mungkin agar tidak mengelupas.

 Caranya dengan mengoleskan pelembab secara teratur ke area yang terpapar sinar matahari.

Gunakan pelembab bebas pewangi dan pewarna atau khusus untuk kulit sensitif untuk meminimalkan iritasi kulit.

Selain itu, hindari dahulu aktivitas yang berada di bawah sinar matahari secara langsung.

Jika tidak bisa dihindari, gunakan pakaian yang panjang yang memiliki bahan lembut dan dingin.

(TribunPalu.com/Linda)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved