Breaking News:

Sanksi Bagi Warga Padang yang Menolak Divaksin, Tak Akan Dapat Bantuan Apa Pun dari Pemerintah

Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, Sumatera Utara melakukan berbagai upaya untuk mempercepat vaksinasi di wilayahnya.

Pexels.com/Nataliya Vaitkevich
ILUSTRASI vaksin Covid-19. 

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, Sumatera Utara melakukan berbagai upaya untuk mempercepat vaksinasi di wilayahnya.

Salah satunya adalah dengan mewajibkan penerima bantuan untuk divaksin Covid-19.

"Setidaknya ada 9.000 kepala keluarga yang terdaftar sebagai penerima bantuan seperti PKH (Program Keluarga Harapan), BST (Bantuan Sosial Tunai), dan KIS (Kartu Indonesia Sehat). Jika satu keluarga ada dua orang saja, maka yang tervaksin sudah 18.000 orang," ujar Wali Kota Padang Hendri Septa, kepada sejumlah wartawan, Rabu (22/9/2021).

Jika penerima tidak mau divaksin, maka bantuan akan ditahan.

Untuk itu Wali Kota Padang mengeluarkan surat edaran yang isinya mewajibkan penerima bantuan untuk divaksin.

Baca juga: KJRI Jeddah Sebut QR Code Sertifikat Vaksin Covid-19 Indonesia Tak Bisa Terbaca di Bandara Saudi

"Itu peraturan presiden loh, bukan hanya peraturan dari wali kota Padang saja," kata dia.

Pemkot Padang menargetkan 52.000 warga divaksin dalam sepekan ini.

Target vaksinasi di Kota Padang secara keseluruhan berjumlah 700.000 orang lebih.

Salah satu penyebab Kota Padang belum keluar dari PPKM Level 4 adalah capaian vaksinasi.

Rata-rata capaian vaksinasi agar keluar dari PPKM Level 4 adalah 37 persen. Sedangkan capaian di Kota Padang baru 35 persen.

"Bisa saja nanti capaian vaksinasi itu berubah-ubah. Makanya kami menargetkan 40 persen agar bisa aman. Saat ini jumlah yang sudah divaksin sudah sebanyak 255.000 orang," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Pemkot Padang menyasar vaksinasi untuk pelajar demi mencapai target vaksinasi. Sasarannya pelajar berjumlah 48.000 orang.

Saat ini 29.000 pelajar yang sudah mengikuti vaksinasi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Warga Padang yang Menolak Divaksin Tak Akan Mendapat Satu Pun Bantuan Pemerintah", 
Penulis : Kontributor Padang, Rahmadhani
Editor : David Oliver Purba

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved