Breaking News:

Waspadai Nyeri Dada yang Sering Timbul dan Reda, Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung

Nyeri dada yang sering timbul dan mereda secara berulang terjadi karena masalah jantung atau masalah pernapasan hingga berbagai gangguan pencernaan.

medan.tribunnews.com
Nyeri dada yang terjadi sering dikaitkan dengan adanya masalah jantung. 

TRIBUNPALU.COM - Nyeri dada dapat timbul dan mereda setiap beberapa menit atau selama beberapa hari.

Penyebabnya mungkin terkait dengan jantung, otot, sistem pencernaan, atau faktor psikologis.

Penyebab yang mendasari nyeri dada mungkin ringan, seperti dalam kasus refluks asam.

Baca juga: Bisa Menurunkan Kadar Trigliserida dalam Tubuh, Simak Manfaat Ketumbar Untuk Kesehatan Jantung

Melansir dari Medical News Today, nyeri dada yang sering timbul dan mereda secara berulang terjadi karena masalah jantung atau masalah pernapasan hingga pencernaan.

Biasanya jika seseorang mengalami nyeri dada, akan menimbulkan beberapa gejala berikut :

  • Hanya berlangsung beberapa saat
  • Berkurang dengan minum obat
  • Hilang saat mengambil napas dalam-dalam
  • Hanya mempengaruhi titik tertentu di dada
  • Lega ketika area dada dipijat
  • Penyebab nyeri dada yang datang dan pergi

Banyak jenis nyeri dada yang timbul lalu mereda dan bahkan rasa sakit akibat serangan jantung bisa sembuh untuk sementara, lalu kembali lagi.

Melansir dari laman WebMd, nyeri dada merupakan suatu gejala serangan jantung yang paling umum.

Jika Anda merasakan tekanan hebat yang berlangsung lebih dari beberapa menit, mual, sesak napas yang parah, atau nyeri yang meremas di dada atau lengan kiri atas, kemungkinan besar Anda mengalami serangan jantung.

Wanita yang mengalami serangan jantung mungkin memiliki gejala yang lebih ringan.

Seiring dengan nyeri dada, Anda mungkin merasa lelah, sakit punggung atau rahang, hingga pusing.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved