Breaking News:

3 Tahun TrioBencana, Ternyata Masih Banyak Sesar Aktif yang Harus Diwaspadai Masyarakat Sulteng

Jelang 3 tahun peristiwa Gempa Bumi, Tsunami dan Likuifaksi di Sulawesi Tengah, banyak jumlah sesar aktif di wilayah Tadulako tersebut.

Penulis: Moh Salam | Editor: Muh Ruliansyah
TRIBUNPALU.COM Muhakir Tamrin
Jembatan Palu IV yang rusak akibat dihantam gempa bumi dan tsunami pada 28 September 2018. Dalam waktu dekat, jembatan ikon Kota Palu itu akan dibangun kembali, dan kemungkinan bentuknya berubah dari semula 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, PALU - Jelang 3 tahun peristiwa Gempa Bumi, Tsunami dan Likuifaksi di Sulawesi Tengah, banyak jumlah sesar aktif di wilayah Tadulako tersebut.

Hal itu diungkapkan Pegiat Literasi bencana, Neni Muhidin kepada TribunPalu.com, Sabtu (25/9/2021).

Neni menuturkan, di Sulawesi Tengah sendiri sesar paling terkenal di kalangan masyarakat adalah sesar Palu Koro.

"Yang paling terkenalkan sesar Palu Koro atau patahan palu koro," ungkap Neni.

Pegiat Literasi Bencana itu menjelaskan, Sejarah dari Sesar Palu Koro dengan nama tuanya adalah Fosa Sarasina karena ditemukan oleh Sarasin bersaudara awal abad 20.

"Jadi ada dua naturalis eropa yang datang ke sini (Sulteng, red) melakukan ekspedisi dan memberi nama sesar palu koro dengan nama Fosa Sarasina itu," tuturnya.

Pegiat Literasi Bencana, Neni Mudhidin saat berkunjung ke Studio TribunPalu.com
Pegiat Literasi Bencana, Neni Mudhidin saat berkunjung ke Studio TribunPalu.com (TRIBUNPALU.COM)

Neni menyebutkan, Sesar Palu Koro dalam banyak catatan baik Sains maupun sejarawan menyebut Palu Koro karena panjangnya yang hampir 500 Km tersebut membelah Palu sampai Koro.

Koro itu adalah lokasi dengan Kecamatan Pipikoro Kabupaten Sigi.

"Kata Koro disana adalah Sungai Besar yang dalam banyak tulisan disebut Tawaeli atau Sungai Lariang , Jadi pertemuan sungai besar itu dengan sungai-sungai kecil didekat wilayah selatan Kabupaten Sigi yang agak ketengah,"ujar Pendiri Nemu Buku itu.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved