Breaking News:

Palu Hari Ini

570 Pekerja Palu yang akan Dikirim ke Jepang Wajib Kuasai 50 Kosakata Per Hari

Pengiriman tenaga kerja tersebut bagian program nasional melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI. 

Penulis: fandy ahmat | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid saat menghadiri Kick Off dan Daring Perdana Pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang Berbasis Aplikasi Pera Pera, Minggu (26/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pemerintah Kota Palu bakal kirim 570 tenaga kerja ke Jepang, Januari 2022 mendatang. 

Pengiriman tenaga kerja tersebut bagian program nasional melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI. 

Sebelum pemberangkatan, ratusan tenaga kerja itu harus mengikuti rangkaian pelatihan selama enam bulan. 

Mulai penguasaan bahasa, budaya, dan lainnya berkaitan dengan negeri Sakura. 

"Beberapa waktu lalu BP2MI datang menyampaikan program ini. Kemudian kami merespon dan melakukan MoU agar program ini tidak disia-siakan," ujar Wali Kota Palu Hadianto Rasyid di acara Kick Off dan Daring Perdana Pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang Berbasis Aplikasi Pera Pera, Minggu (26/9/2021). 

Baca juga: Penyemprotan Disinfektan Gratis dari Pemuda Pancasila, Berikut Cara Daftarnya

Baca juga: Begini Kondisi Masjid Apung Palu Pascagempa dan Tsunami 3 Tahun Lalu

Hadi menyebut terdapat 570 pendaftar dari total permintaan kuota sebanyak 1.000 orang. 

Para peserta nantinya dituntut melafalkan 50 kosakata Jepang per hari sehingga dalam sepekan bisa menguasai 3.500 kosakata.

Hadi meminta para peserta agar memanfaatkan peluang tersebut dengan sebaik-baiknya. 

"Kalian adalah dutanya Kota Palu dan ini akan menjadi sejarah. Kalauberhasil dikirim ke Jepang, berarti kalian adalah generasi pertama," ucapnya. (*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved