Breaking News:

Virus Corona

Diduga Gara-gara Vaksinasi Covid-19, Seorang Wartawan di Aceh Alami Kelumpuhan Kaki

Seorang wartawan di Aceh alami kelumuhan kaki usai lakukan vaksinasi. Fathayatul Ahmad, SPd, MPd, wartawan Harian Rakyat Aceh hanya bisa berbaring

Editor: Putri Safitri
Dok Keluarga
Kondisi Fathayatul Ahmad saat masih dirawat di RSUD-ZA Banda Aceh. 

TRIBUNPALU.COM - Seorang Wartawan di Aceh alami kelumuhan kaki usai lakukan vaksinasi.

Fathayatul Ahmad, SPd, MPd, Wartawan Harian Rakyat Aceh wilayah tugas Kabupaten Aceh Selatan yang saat ini hanya bisa berbaring di atas kasur.

Pasalnya, kaki Fathayatul tidak bisa digerakkan lagi pasca disuntik vaksin COVID-19 tahap pertama di Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan pada tanggal 12 Juli 2021.

Baca juga: Isu Jokowi Reshuffle Kabinet Seiring Pergantian Panglima TNI & PAN Masuk Koalisi Pemerintah

Baca juga: Gatot Nurmantyo Sebut PKI Sudah Susupi TNI AD, Agum Gumelar: Terlalu Gopoh Saudara

Menurut pengakuannya kepada Serambinews.com, pasca disuntik vaksin dia sudah merasakan kelainan pada tubuhnya.

Namun kondisi tersebut tak terlalu dihiraukan karena dia beranggapan gejala seperti itu juga dialami oleh warga yang lain setelah vaksin.

"Namun selang beberapa minggu, kaki saya sudah sulit saya gerakkan dan akhirnya saya terpaksa dirawat di RSUD-YA Tapaktuan," ungkapnya.

Baca juga: Waspada Varian Baru Covid-19 Bernama R.1,Ini Karateristik hingga Kemampuan Penularan Dibanding Delta

ILUSTRASI vaksin.
ILUSTRASI vaksin. (bgr.com)

Setelah menjalani perawatan di RSUD-YA Tapaktuan beberapa waktu lalu kondisinya juga tidak kunjung membaik.

Akhirnya seminggu yang lalu, keluarganya merujuk Fathayatul Ahmad ke RSUD-ZA Banda Aceh.

Saat ini, Fathayatul Ahmad tinggal di tempat saudaranya setelah sempat dirawat di RSUD-ZA Banda Aceh dengan kondisi kaki belum bisa digerakkan.

"Tidak ditemukan adanya penyakit bawaan. Semua hasil pemeriksaan normal,” bebernya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved