Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Kepala BPPW Sulteng Berganti, Pembangunan Huntap Jadi Prioritas Pekerjaan Rumah ke Depan

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Tengah berganti. Ferdinand Kana Lo digantikan Sahabuddin dengan sapaan akrabnya Budi.

Penulis: Nur Saleha | Editor: Putri Safitri
TRIBUNPALU/NUR SALEHA
Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Tengah Sahabuddin. TRIBUNPALU/NUR SALEHA 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Tengah berganti.

Pejabat sebelumnya Ferdinand Kana Lo digantikan Sahabuddin dengan sapaan akrabnya Budi.

Ferdinand Kana Lo berpesan kepada Kepala BPPW Sulteng yang baru meneruskan program-program yang sudah dilakukan selama ini.

Baca juga: Puluhan Mahasiswa Datangi Polda Sulteng, Tuntut Kasus Kematian Qidam di Poso Diusut Tuntas

Baca juga: Gempa Berkekuatan 2,9 Magnitudo Guncang Kota Palu

Baca juga: Oknum DPRD Maros Dilapor Rekan Partainya, Dipaksa Hubungan Badan Gara-gara Investasi Rp 50 Juta

Salah satu program prioritas BPPW Sulteng adalah penyediaan prasarana di lingkungan hunian tetap (huntap) di Kota Palu dan Kabupaten Sigi.

Di Kota Palu, lokasi huntap yang dibangun Kementerian PUPR ada di Kelurahan Tondo, Kelurahan Talise dan Kelurahan Duyu.

Sedangkan di Kabupaten Sigi berada di Desa Pombewe.

Sementara, Sahabuddin mengatakan ada beberapa tugas awal yang ia prioritaskan salah satunya pembangunan huntap.

"Di pembangunan huntap itu ada anggaran yang kita harus serap, karena ini kan bantuan dari luar jadi kami akan push wali kota maupun unsur-unsur lain yang berkaitan dengan lahan tersebut," jelasnya saat ditemui TribunPalu.com, Kamis (30/9/2021) malam.

Baca juga: Update Corona Indonesia 30 September 2021: Tambahan 1.690, Kasus Positif Menurun Dibanding Kemarin

Baca juga: Info Cuaca Jumat 1 Oktober 2021, BMKG: 24 Provinsi Waspada Terjadinya Lebat Disertai Angin Kencang

Baca juga: Ganti Sarung Bantal Anda Secara Rutin Agar Tidak Menimbulkan Jerawat

Dia juga mengungkapkan, pihak BPPW telah mendapat laporan terkait pembebasan lahan atau pergantian lahan.

"Dua hari lalu kementerian pertanahan mengundang wali kota untuk membahas masalah pembebasan lahan di huntap," ungkapnya.

Budi juga menambahkan bahwa pembangunan huntap dilakukan BPPW sebenarnya telah siap.

Hanya saja menunggu perintah dari pemerintah daerah.

"Dananya telah siap, istilahnya siap lelang hanya saja bantuan bank dunia ini atau bantuan luar ini banyak kriteria yang harus dipenuhi, harus clear dulu masalah lahannya," tutup Kabalai BPPW baru itu. (*)

Baca juga: Viral Mobil Angkut Sepeda Ditilang Polantas, Ternyata Salah Pasal Hingga Berujung Permintaan Maaf

Baca juga: Menko Airlangga Lepas Pengiriman Antar Pulau 23 Ribu Ton Jagung dari Provinsi Gorontalo

Baca juga: Pemkot Bakal Ubah Kawasan Kumuh di Palu jadi Destinasi Wisata

Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved