Breaking News:

PON Papua

Sumbang Medali Emas Pertama untuk Sulteng, Berikut Fakta Tentang Abdul Rahman Darwin K Latjanda

Perolehan Abdul Rahman Darwin K Latjanda itu adalah medali emas pertama untuk Sulawesi Tengah dari 18 cabang olahraga diikuti Sulteng di PON Papua.

Penulis: mahyuddin | Editor: mahyuddin
Handover/Humas KONI Sulteng
Atlet dari Cabang Olahraga Taekwondo Sulawesi Tengah, Abdul Rahman Darwin K Latjanda 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Atlet Taekwondo Sulawesi Tengah Abdul Rahman Darwin K Latjanda berhasil menyabet medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua, Minggu (3/10/2021).

Abdul Rahman memperoleh poin 79,999 untuk kategori Poomsae tunggal putra.

Sedangkan dua lawannya memperoleh poin 78,666 dan 76,333.

Dia melawan atlet dari Jawa Barat yaitu Muhammad Ali Kususma dan dari Bali yaitu Muhammad Rahman Wahyu.

Perolehan Abdul Rahman Darwin K Latjanda itu adalah Medali Emas Sulteng pertama dari 18 cabang olahraga diikuti kontingen Sulawesi Tengah di PON Papua.

Dia juga berhasil membawa Sulawesi Tengah meraih juara dua untuk kategori Poomsae beregu putra.

Berikut fakta tentang Abdul Rahman Darwin K Latjanda dihimpun TribunPalu.com dari berbagai sumber.

Gabung Timnas SEA Games 2018-2019

Timnas Taekwondo Indonesia di Sea Games 2019, Manila Filipina, foto bersama.
Timnas Taekwondo Indonesia di Sea Games 2019, Manila Filipina, foto bersama. (handover/Jurnaline.com)

Abdul Rahman Darwin bukanlah orang baru di cabang olahraga Taekwondo.

Dia pernah menyabet perunggu paka kategori Freestyle Poomsae Mixed Team SEA Games 2019 di Manila.

Abdul Rahman Darwin K Latjanda pernah mengikuti pelatihan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) di Gacheon University Songnam City, Korea Selatan, 2018.

Pelatihan itu guna persiapan SEA Games 2018.

Abdul Rahman bergabung skuad tim nasional setelah dia lolos Audisi New Poomsae dan Free Style.

Belum Sepekan Ditinggal Ibu Tercinta

Atlet dari Cabang Olahraga Taekwondo Sulawesi Tengah, Abdul Rahman Darwin K Latjanda
Atlet dari Cabang Olahraga Taekwondo Sulawesi Tengah, Abdul Rahman Darwin K Latjanda (Handover/Humas KONI Sulteng)

Ibunda tercinta Abdul Rahman Darwin menghembuskan nafas terakhir belum lama ini.

Saat ibunya meninggal, Abdul Rahman Darwin sudah berada di Papua.

“Alhamdulillah. Hadiah terindah buat mama dan juga Kota Palu. Terima kasih buat semua yang sudah mendoakan adik kami Abdul Rahman Darwin K. Latjanda,” tulis Kakak Abdul Rahman, Rhia Darwin melalui akun Facebooknya, Minggu (3/10/2021).

Meski dirudung duka, Abdul Rahman berhasil memberikan pencapaian terbaik untuk kampung halamannya.

Tak hanya Medali Emas, dia juga membawa Sulteng meraih juara dua untuk kategori regu.

Korban Gempa 2018

Atlet Taekwondo Sulawesi Tengah kembali mengharumkan nama daerah atas perolehan medali perak untuk kategori Poomsae Beregu Putra, Minggu (3/10/2021).
Atlet Taekwondo Sulawesi Tengah kembali mengharumkan nama daerah atas perolehan medali perak untuk kategori Poomsae Beregu Putra, Minggu (3/10/2021). (handover/youtube PON Papua)

Saat berada di Jakarta, Gempa dahsyat mengguncang kampung halaman Abdul Rahman Darwin.

Rumahnya di Kabupaten Donggala turut rusak pada bencana Palu, Sigi, Donggal dan Parigi Mouting tiga tahun silam.

Akibat peristiwa itu, keluarganya mengungsi ke rumah sang kakak di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Gempa berkekuatan 7,4 Skala Richter (SR) mengguncang Donggala dan juga menimbulkan tsunami.

(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved