Tips Kesehatan

Cara Bijak Mengonsumsi Paracetamol Secara Benar Agar Terhindar dari Efek Samping Berbahaya

Paracetamol dapat dikonsumsi sebelum makan. Namun, saat Anda mengonsuminya dalam jangka panjang sebelum makan, dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

https://www.freepik.com/free-photo/woman-taking-pills-copy-space_7595591.htm
Jika dikonsumsi secara sembarangan, paracetamol dapat menimbulkan berbagai kerusakan. 

TRIBUNPALU.COMParacetamol sering digunakan sebagai obat untuk mengatasi demam, flu, pilek, dan berbagai nyeri seperti nyeri haid hingga nyeri akibat sakit gigi.

Biasanya dokter akan memberikan obat paracetamol untuk mengatasi berbagai keluhan tersebut.

Belakangan ini mungkin Anda juga sudah sering mendengarkan mengenai teluk Jakarta yang mengalami pencemaran paracetamol yang disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari cara pengolahan limbah yang salah hingga penggunaan paracetamol yang kurang tepat.

Baca juga: Menelusuri Penyebab Pencemaran Paracetamol di Teluk Jakarta, Serta Cara Sederhana Membuang Obat

Penggunaan paracetamol juga memiliki aturan yang harus diperhatikan, antara lain cara mengonsumsinya hingga cara penyimpanannya.

Pada artikel kali ini, TribunPalu akan membahas tuntas mengenai cara bijak penggunaan paracetamol secara benar.

Penggunaan secara benar

Berdasarkan kutipan dari Kompas.com dari British Heart Foundation, paracetamol dapat Anda konsumsi sebelum makan.

Namun, saat Anda mengonsumsinya dalam jangka panjang sebelum makan, hal yang dikhawatirkan yakni akan adanya gangguan pencernaan setelah mengonsumsi obat tersebut.

Untuk itu, sebaiknya konsultasikan dahulu mengenai cara mengonsumsi paracetamol dengan dokter Anda.

Selain itu, penting bagi Anda untuk mengikuti petunjuk penggunaan paracetamol yang benar.

Agar Anda tidak salah dalam penggunaannya, berikut petunjuk penggunaan paracetamol yang harus Anda ketahui, melansir dari drugs.com :

  • Hindari menggunakan obat ini lebih dari yang direkomendasikan, karena dapat menyebabkan  kerusakan serius.
  • Batasan jumlah konsumsi untuk orang dewasa adalah 1 gram (1000 mg) per dosis dan 4 gram (4000 mg) per hari.
  • Hindari penggunaan paracetamol lebih dari 2 gram atau 200mg per hari.
  • Ukur paracetamol dalam bentuk cair dengan sendok atau cangkir pengukur dosis khusus, bukan sendok makan biasa.
  • Hentikan konsumsi obat ini jika demam sudah lebih dari 3 hari kecuali diarahkan oleh dokter Anda.
  • Untuk orang dewasa, hentikan mengonsumsi produk ini untuk rasa sakit selama lebih dari 10 hari dan 5 hari pada anak-anak kecuali diarahkan oleh dokter Anda.

Efek samping penggunaan jangka panjang

Selain memiliki beberapa manfaat, untuk meredakan demam, flu, pilek hingga nyeri, ternyata paracetamol juga tidak dapat Anda konsumsi dalam jangka panjang.

Mengutip dari laman Alodokter, paracetamol dimetabolisme di hati dan produk hasil metabolismenya atau metabolit sebagian berpotensi menjadi berbahaya bila digunakan pada dosis berlebih atau jangka waktu lama.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved