Breaking News:

Banggai Hari Ini

Hitungan DBH Migas Banggai Dinilai Keliru, Bupati Lapor Menteri Minta Revisi

Bupati Banggai Amirudin Tamoreka menilai, ada yang keliru dalam perhitungan alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) ke daerah ini.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Bupati Banggai Amirudin Tamoreka menilai, ada yang keliru dalam perhitungan alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) ke daerah ini.

Terutama dari sektor Minyak dan Gas Bumi (Migas).

"Hitungan DBH kita dari Pemerintah Pusat masih sangat kurang menurut hitungan saya," ujarnya saat kegiatan FGD Rencana Pembangunan Industri Kabupaten, di Hotel Santika Luwuk, Selasa (5/10/2021).

Menurutnya, jutaan kubik minyak, gas bumi, dan turunannya dari perusahaan hulu dan hilir Migas telah dihasilkan sesuai kontrak.

Tetapi Kabupaten Banggai belum mendapatkan DBH secara maksimal.

"Ini yang kami laporkan kepada jajaran kementerian terkait. Kami bertemu Menteri untuk merevisi hitungan DBH Migas Kabupaten Banggai," kata Bupati Amirudin.

Baca juga: Pemkot Palu Pastikan Buka Pembelajaran Tatap Muka di Oktober 2021

Baca juga: Penjualan Seragam Sekolah Meningkat Jelang Pembelajaran Tatap Muka di Palu

Lebih jauh dijelaskan, alokasi DBH itu sesuai amanat UU Nomor 33 Tahun 2004  tentang Perimbangan Keuangan Daerah.

Di Pasal 19 dijelaskan, DBH Migas untuk kabupaten/kota penghasil dialokasikan sebesar 12 persen.

Selama ini, kata dia, Pemerintah Kabupaten Banggai tidak pernah tahu, hitungan 12 persen DBH Migas yang diberikan Pemerintah Pusat itu dari mana.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved