Breaking News:

Narasi Petinggi Densus 88 Dinilai Berbau Islamifobia, Fadli Zon: Densus 88 Dibubarkan Saja

Politisi Fadli Zon turut menyoroti pernyataan Direktur Pencegahan Densus 88, Kombes M Rosidi.

Handover
Politisi Partai Gerindra, Fadli Zon 

TRIBUNPALU.COM - Politisi Fadli Zon turut menyoroti pernyataan Direktur Pencegahan Densus 88, Kombes M Rosidi.

Dalam pernyataannya Kombes M Rosidi menyebutkan kemenangan Taliban berpengaruh terhadap aksi teror di Indonesia.

Terkait hal ini, Fadli Zon mengingatkan agar Densus 88 tidak menebar narasi-narasi yang menjurus kepada islamphobia.

"Euforia kemenangan Taliban ini dapat membawa dampak terhadap keberadaan kelompok teror di Indonesia. Paling tidak, dapat dijadikan sebagai sarana propaganda mereka," kata Direktur Pencegahan Densus 88, Kombes M Rosidi dalam diskusi daring yang digelar Selasa, dikutip dari CNN.

Rosidi menerangkan bahwa jaringan teroris di Indonesia sering membuat narasi bermodal kemenangan Taliban.

Fadli Zon menilai pernyataan tersebut sudah sulit dipercaya oleh rakyat.

Baca juga: 34 TKA China Bebas Masuk saat PPKM Level 4, Fadli Zon: Pemerintah Tidak Bisa Dipercaya

Baca juga: Pimpinan Taliban Murka, Anak Buahnya Kepergok Pakai Sneaker dan Asik Selfie

Terorisme, menurut Fadli Zon, memang harus diberantas.

Namun, ia mengingatkan untuk tidak menjadikan terorisme sebagai komoditas.

Ia pun meminta Densus 88 sebaiknya dibubarkan saja.

"Narasi semacam ini tak akan dipercaya rakyat lagi, berbau Islamifobia. Dunia sudah berubah, sebaiknya Densus 88 ini dibubarkan saja. Teroris memang harus diberantas, tapi jgn dijadikan komoditas," ungkapnya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved