Rabu, 13 Mei 2026

Trending Topic

Merasa Diperalat, Irjen Napoleon Bonaparte Kirim Surat Terbuka: Aku Bukan koruptor

Irjen Napoleon Bonaparte kembali membuat surat terbuka dari dalam Rutan Bareskrim Polri. Ia mengaku bukanlah koruptor dan tengah diperalat sesorang

Tayang:
Kolase/Tribun-Medan.com/IST
Foto kolase Irjen Polisi Napoleon Bonaparte 

TRIBUNPALU.COM - Irjen Napoleon Bonaparte kembali membuat surat terbuka dari dalam Rutan Bareskrim Polri.

Kali ini, jenderal bintang dua itu mengaku bukanlah koruptor dan tengah diperalat oleh seseorang.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyampaikan kasus hukum yang tengah menjerat Irjen Napoleon masih dalam proses penyelesaian oleh penyidik Polri.

"Itu masih proses (pengakuan surat terbuka Napoleon bukan koruptor), masih proses itu semua nanti penyidik yang akan menyelesaikan kasus ini," kata Rusdi kepada wartawan, Kamis (7/10/2021).

Baca juga: Airlangga Hartarto: Transisi Energi Ciptakan Pembangunan Berkelanjutan Ramah Lingkungan

Baca juga: Meski Pakai Cara Apapun, Moeldoko Tidak Bisa Rebut Demokrat dari AHY Kalau Tak Lakukan Hal Ini

Di sisi lain, Rusdi menyampaikan Polri masih belum berencana untuk melakukan tes kejiwaan kepada Irjen Napoleon.

"Sejauh ini tidak ada (tes kejiwaan Irjen Napoleon)," tutupnya.

Sebagai informasi, terdakwa kasus dugaan suap penghapusan red notice Djoko Tjandra Irjen Pol Napoleon Bonaparte kembali membuat surat terbuka. Kali ini, dia mengaku bukanlah koruptor.

Kuasa hukum Irjen Napoleon, Ahmad Yani membenarkan adanya surat terbuka tersebut. Adapun surat terbuka tersebut bertujuan untuk merespons kasus terkini yang menjeratnya.

Baca juga: Petani Lansia Ditemukan Tewas Terapung di Sungai Banggai, Sebelumnya Dilaporkan Hilang

Baca juga: Pria di Banggai Ditangkap karena Diduga Gelapkan Uang Ratusan Juta Rupiah

Baca juga: Gelandang dan Pengemis Tak Boleh Lagi Nongkrong di Taman GOR Palu, Ada Satpol PP Bersiaga

Berikut isi surat terbuka Napoleon:

SAATNYA BANGKIT

Saudara-saudaraku sebangsa dan se-tanah air,

Sebenarnya selama ini saya sudah mengalah dalam diam karena terbelenggu oleh seragamku.. untuk tutup mulut dan menerima nasib apapun yang mereka tentukan.

1. Hari ini aku berteriak, "AKU BUKAN KORUPTOR" seperti yang dibilang oleh Pengadilan sesat itu.

2. Hari ini aku tunjukkan kepadamu, bukti nyata itu... yaitu pengakuan orang yang telah diperalat untuk menzolimiku.. demi menutupi aib mereka.

3. Namun, tirani ini memang tidak mengenal batas.. bahkan telah berani mulut-mulut kotor itu.

4. Ini saatnya untuk bangkit, menyatakan yang benar itu benar... dan yang salah itu salah, apapun resikonya.

Semoga kita selalu dalam perlindungan ALLAH SWT dan menjadi bangsa yang merdeka dari penjajahan kompeni berambut hitam itu.

(Tribunnews.com/ Igman Ibrahim)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved