Breaking News:

Survei SMRC soal Pemilu 2024: PDI-P Masih Kalahkan Golkar hingga Demokrat meski Jumlah Pemilih Turun

Lembaga Survei Nasional Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC) menyampaikan hasil survei opini publik terbaru terkait dengan Pemilu 2024.

TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Ilustrasi pemilu - Foto simulasi pemungutan dan penghitungan suara pemilu tahun 2019 di Kelurahan Tipo, Kecamatan Ulujadi, belum lama ini. Info terbaru, Kamis (7/10/2021), Lembaga Survei Nasional Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC) menyampaikan hasil survei opini publik terbaru terkait dengan Pemilu 2024. 

TRIBUNPALU.COM - Lembaga Survei Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC) menyampaikan hasil survei opini publik terbaru.

Dalam survei bertajuk 'Partai dan Calon Presiden: Kecenderungan Sikap Pemilih Menjelang 2024' ini menunjukkan kalau Partai Demokrasi Indonesia - Perjuangan (PDI-P) menjadi parpol yang memiliki jumlah pemilih terbanyak.

Direktur Riset SMRC Deni Irvani mengatakan, hasil tersebut didapati setelah pihaknya melayangkan pertanyaan kepada responden yang berbunyi Jika pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) diadakan sekarang ini, partai atau calon dari partai mana yang akan Ibu/Bapak pilih?

Hasilnya, kata dia, PDI-P mendapatkan dukungan paling besar dengan persentase 22,1 persen disusul Golkar, PKB, Gerindra, Demokrat, PKS, dan Nasdem.

"PDIP mendapat dukungan terbesar, 22,1 persen, disusul Golkar 11,3 persen, PKB 10 persen, Gerindra 9,9 persen, Demokrat 8,6 persen, PKS 6 persen dan NasDem 4,2 persen.

Kendati begitu, kata Deni, jika dilihat kecenderungannya setelah pemilu 2019 lalu, pemilih terhadap PDIP malah cenderung melemah.

Dimana angka tersebut berada pada angka 25,9 persen pada Maret 2020 menjadi 22,1 persen pada September 2021.

Demikian angka penurunan itu juga terjadi pada partai Gerindra, yang pada Maret 2020 mendapat angka 13,6 persen menjadi 9,9 persen pada September 2021.

Namun untuk Partai Golkar, PKB, Demokrat, PKS dan NasDem mengalami kenaikan jumlah pemilih.

"Sebaliknya, kecenderungan kenaikan terlihat pada Golkar, dari 8,4% persen menjadi 11,3% pada periode yang sama. Kenaikan juga terlihat pada PKB, Demokrat, PKS, dan NasDem pada periode yang sama," tukasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved