Breaking News:

Sekali Dakwah Disebut Patok Rp3 Miliar, Gus Miftah: Itu Namanya Subsidi Silang

Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji Yogyakarta ini sedang ramai diperbincangkan oleh publik. Mulai dari isu telantarkan orangtua hingga tarif yang mahal

Penulis: Nuri Dwi Yanti | Editor: Imam Saputro
Instagram/@vjdaniel
Gus Miftah dan Daniel Mananta 

TRIBUNPALU.COM - Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji Yogyakarta ini sedang ramai diperbincangkan oleh publik.

Berawal dari isu telantarkan orangtua hingga mematok tarif saat berdakwah disebut-sebut mahal.

Saat ini sedang heboh jika Gus Miftah sekali dakwah memasang harga Rp3 Miliar.

Namun, dibalik harga yang mahal ternayata Gus Miftah memiliki alasan dibaliknya.

Hal ini disampaikan langsung oleh Gus Miftah dalam video unggahan KH Infotainment pada Jumat, (8/10/2021).

Ia membocorkan strategi marketingnya, karena saat diundang oleh perusahaan atau lembaga ternama dengan memasang harga murah itu adalah kesalahan yang besar.

Karena pejabat yang ingin mengundangnya selalu berusaha mengumpulkan orang banyak dan kehadiran Gus Miftah untuk kepentingan politik salah satunya.

"Sebenernya begini, saya bilang kalau diundang lembaga, perusahaan, atau orang kaya kalau saya di jual murah itu salah," ujarnya.

"Mereka itu orang kaya, pejabat dan butuh mengumpulkan orang banyak dengan menghadirkan saya untuk kepentingan politik," sambungnya.

Baca juga: Dituding Telantarkan Orangtua, Gus Miftah Buka Suara: Sebagai Anak Hanya Bisa Support Pilihan Mereka

Baca juga: Sumbang Rp 100 Juta untuk Ponpes Gus Miftah, Anak Amien Rais Minta Dukungan Pemilu 2024

Karena menurut dirinya jika memberi harga murah pada pejabat merupakan hal yang salah, sedangkan jika mematok harga saat ingin berdakwah di pedesaan juga hal yang salah juga.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved