Breaking News:

Sekali Dakwah Disebut Patok Rp3 Miliar, Gus Miftah: Itu Namanya Subsidi Silang

Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji Yogyakarta ini sedang ramai diperbincangkan oleh publik. Mulai dari isu telantarkan orangtua hingga tarif yang mahal

Penulis: Nuri Dwi Yanti | Editor: Imam Saputro
Instagram/@vjdaniel
Gus Miftah dan Daniel Mananta 

Ia membantah dengan tegas jika diundang oleh BUMN atau pejabat tidak mematok tarif dengan jelas.

Karena, lembaga yang ingin mengundang dirinya pasti telah menyiapkan anggaran dana untuk mengundang ulama kelahiran Lampung ini.

"Masak yang ngundang BUMN seikhlasnya ya enggak bisa dong, mereka punya budget," bantahnya.

Gus Miftah datang saat peresmian gereja dan berikan orasi kebangsaan.
Gus Miftah datang saat peresmian gereja dan berikan orasi kebangsaan. (Instagram @gusmiftah)

Namun, Gus Miftah melarang manajemennya membicarakan uang pada acara pengajian di desa.

Ia ingin memberi subsidi apapun itu agar meringankan yang ingin menggelar acara pengajian.

"Tapi kalau di desa saya enggak ngebolehin manajemen saya ngomongin soal uang, bila perlu kita subsidi," jelasnya.

Baca juga: Gus Miftah Berikan Pesan untuk Atta dan Aurel Hermansyah: Pahala Rumah di Surga bagi Ibu Keguguran

Selain itu, pimpinan pondok pesantren ini juga selalu memiliki stok beras puluhan ton.

Ia mengumumkan kepada jamaahnya jika tidak mempunyai beras maka diperbolehkan mengambil di Pondok Pesantren Ora Aji.

Hingga saat ini, Gus Miftah memiliki cadangan beras sebanyak 25 ton.

"Kalau ke pondok itu tidak pernah berhenti namanya beras, kita selalu nyetok puluhan ton," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved