Breaking News:

Palu Hari Ini

Sekkot Palu Jamin Tak Ada Calo Seleksi Calon Kepala Sekolah

Peserta Seleksi Calon Kepala Sekolah yang lulus administrasi sebanyak 204 orang.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM/ALAN
Sekretaris Kota Palu Asri membuka secara resmi seleksi substansi calon kepala dan calon pengawas sekolah di Hotel Jazz, Jl Zebra, Kelurahan Tatura Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sabtu (9/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Sekretaris Kota Palu Asri memastikan Seleksi Calon Kepala Sekolah dan pengawas tahun ini berlangsung profesional dan selektif.

Dia juga menjamin tidak ada calo berkeliaran menawarkan jaminan lulus selama seleksi.

Itu disampaikannya saat membuka secara resmi seleksi substansi calon kepala dan calon pengawas sekolah di Hotel Jazz, Jl Zebra, Kelurahan Tatura Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (9/10/2021).

"Seleksi substansi yang dilaksanakan hari ini sangat menentukan nasib para peserta, Apakah dapat melangkah mengikuti tahap seleksi berikutnya atau tidak. Maka dari itu saya berpesan kepada para peserta agar mengikuti seleksi substansi ini dengan tekun, taat, dan tenang serta memanfaatkan waktu sebaik mungkin," kata Asri.

Asri menjelaskan, peserta Seleksi Calon Kepala Sekolah yang lulus administrasi sebanyak 204 orang.

Sementara calon kepala sekolah menurut proyeksi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu sesuai alokasi anggaran 2021 yaitu,

1. Calon kepala sekolah untuk jenjang TK sebanyak 8 orang
2.Calon kepala sekolah untuk jenjang SD sebanyak 64 orang
3. Calon kepala sekolah untuk jenjang SMP sebanyak 17 orang

Sedangkan bakal calon pengawas sekolah yang lolos seleksi administrasi sebanyak 48 orang.

Proyeksi yang diterima hanya 47 orang saja.

"Seleksi substansi yang dilaksanakan hari ini merupakan rangkaian seleksi bakal calon pengawas sekolah dan bakal calon kepala sekolah setelah peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi," ujar Asri

Astri menuturkan, bagi peserta yang dinyatakan lulus seleksi substansi, selanjutnya akan mengikuti pendidikan dan pelatihan selama 3 bulan.

"Tujuan pelatihan tersebut ialah memberikan pembekalan seluruh dimensi kompetensi yang diperlukan bagi seorang pengawas sekolah dan kepala sekolah dalam menjalankan tugasnya," tutur Asri.

Asri berharap, seleksi substansi itu dapat menghasilkan calon pengawas sekolah yang berkualitas dan memiliki kompetensi kepribadian, kompetensi supervisi manajerial, dan kompetensi supervisi akdemik.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved