Breaking News:

Sigi Hari Ini

Suka Duka Penyintas di Huntap Pombewe, Air Bersih dan Listrik jadi Dambaan

Satu di antara penyintas itu adalah Nyono, warga Desa Sidera Sigi yang kehilangan rumahnya saat bencana alam 28 September 2018 silam.

Penulis: Moh Salam | Editor: Haqir Muhakir
TRIBUNPALU.COM/MOH SALAM
Penampakan Huntap milik PUPR di Desa Pombewe, Sigi, Senin (11/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Tiga tahun berlalu, ratusan kepala keluarga terdampak gempa dan likuefaksi sudah pindah ke Hunian Tetap (Huntap) Pombewe, Sigi, Senin (11/10/2021) sore.

Satu di antara penyintas itu adalah Nyono, warga Desa Sidera Sigi yang kehilangan rumahnya saat bencana alam 28 September 2018 silam.

Nyono mengatakan, baru menempati huntap di Pombewe Sigi belum genap satu bulan.

Saat ini dirinya bersama penyintas lainnya asal Desa Sidera hidup berdampingan di blok yang sama di Huntap tersebut.

Nyono yang akrab disapa Pakde itu menjelaskan, dirinya bersama penyintas lainnya diizinkan menempati huntap disebabkan adanya desakan dari masyarakat yang masih tinggal di huntara.

"Desakan dari orang-orang yang di huntara dan meminta agar segera diizinkan masuk ke Huntap, jadi masyarakat yang di huntara boleh menempati huntap dengan fasilitas apa adanya dulu," ungkap Nyono.

Baca juga: Atlet Karate Sumbang Medali Perunggu PON Papua untuk Sulteng

Baca juga: Tiga Pria Asal Morowali Utara Terjaring Razia di Banggai, Diduga Lagi Pesta Sabu dan Miras

Pakde Nyono juga menyebutkan, kebutuhan utama saat ini di huntap adalah air dan listrik.

"Fasilitas paling pokok itu adalah listrik dan air," tuturnya.

Untuk air dipasok dengan melalui tandon yang sudah ada di masing-masing huntap.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved