Breaking News:

Trending Topic

Mabes Polri Soroti Pedagang Dianiaya Preman Jadi Tersangka, Diam-diam Polda Sumut Kunjungi Korban

Mabes Polri menyoroti kasus pedagang sayur yang dianianya preman malah berakhir jadi tersangka. Polda Sumut mendatangi rumah Liti dimalam hari.

Editor: Putri Safitri
TRIBUN MEDAN/ALFIANSYAH
Seorang anggota Polda Sumut tampak keluar dari dalam rumah pedagang, Senin (11/10/2021). 

TRIBUNPALU.COM - Mabes Polri menyoroti kasus pedagang sayur dipukul preman malah berakhir jadi tersangka.

Kasus penganiayaan pedagang sayur bernama Liti Wari Iman Gea hingga saat ini masih menjadi sorotan publik

Sejak Liti Wari Iman Gea menjadi tersangka dalam kasus ini, polisi pun mendapat banyak kecaman.

Sejumlah pihak menilai, penetapan status tersangka terhadap Liti tidak tepat.

Baca juga: Kabupaten Banggai jadi Pilot Project Cerelogy Test untuk Penanggulangan Covid-19

Baca juga: Wakil Wali Kota Palu Ikut Panen Markisa di Kebun Petani, Hasilnya Langsung Dibuat Jus

Sebab, Liti yang terekam dianiaya sejumlah pemuda malah jadi tersangka karena tuduhan menganiaya terduga preman.

Pascakasus ini jadi sorotan Mabes Polri, petugas Polda Sumut mendatangi rumah Liti di Jalan Persatuan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Senin (11/10/2021) malam.

Amatan Tribun-medan.com, empat orang anggota Polda Sumut terlihat berdiskusi dengan keluarga Liti di ruang tamu.

Saat hendak diwawancara terkait kedatangannya ke rumah pedagang, keempat anggota kepolisian tersebut tidak mau menjawab.

"Iya dari Polda," kata seorang anggota Polda Sumut yang memakai kaca mata.

Baca juga: Niat Cuma Bercanda Bangunkan Teman Pakai Garam, Pelajar Ini Berakhir Tewas Mengenaskan

Baca juga: 3 Minggu Lagi, 44 HP Ini Tak Bisa Pakai WhatsApp Selamanya: Adroid hingga iOS Termasuk

Sementara itu, kuasa hukum korban, Aliyus Laia menyebutkan bahwa kedatangan empat orang anggota Polda Sumut tersebut hanya sekedar berkunjung.

"Kalau itu belum bisa kita ceritakan, hanya sekedar berkunjung saja," sebutnya.

Ia menjelaskan, pihak kepolisian yang datang juga menyampaikan beberapa saran terkait peristiwa yang sempat viral di media sosial tersebut.

Namun, ia mengaku akan membelajari saran dari pihak kepolisian itu terlebih dahulu.

"Kalau saran ada sih yang mereka sampaikan, tapi itu belum kami dalami. Mungkin nanti, setelah kita koordinasi ke sana, apakah memang benar sudah ditangani mereka, baru kita informasikan," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved