Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Sengketa Lahan di Wisata Mangrove Donggala, Aktivis Lingkungan Curhat ke DPRD Sulteng

Ketua KTH Gonenggati Jaya Yuryanto menyampaikan perihal mangraknya pengembangan wisata mangrove di Kelurahan Kabonga Besar, Kabupaten Donggala. 

Penulis: fandy ahmat | Editor: Moh Salam
TRIBUNPALU.COM/FANDY
Dua aktivis lingkungan dari KTH Gonenggati Jaya menemui anggota DPRD Sulteng Yahdi Basma di ruang kerjanya di Jl Sam Ratulangi, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Rabu (13/10/2021)  

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Anggota DPRD Sulawesi Tengah Yahdi Basma menerima kunjungan dua aktivis lingkungan dari Kelompok Tani Hutan (KTH) Gonenggati Jaya, Rabu (13/10/2021). 

Pertemuan itu berlangsung di Gedung B Kantor DPRD Sulteng Jl Sam Ratulangi, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu

Dalam pertemuan itu, Ketua KTH Gonenggati Jaya Yuryanto menyampaikan perihal mangraknya pengembangan wisata mangrove di Kelurahan Kabonga Besar, Kabupaten Donggala

Yuryanto menceritakan, pembentukan KTH Gonenggati Jaya awalnya untuk melakukan rehabilitasi lingkungan di kawasan pesisir dengan menanam mangrove. 

Baca juga: Hari Terakhir Pasar Murah Tawaeli Ramai Dikunjungi Masyarakat

Baca juga: VIDEO: Bermodal Perangkat Sederhana, Intip Studio Live Streaming Diskominfo Tolitoli

Setelah melakukan penanaman selama dua tahun, muncul ide untuk menyulap pesisir pantai Kabonga Besar menjadi wisata hutan mangrove. 

"KTH Gonenggati Jaya dibentuk pada 2015. Selama dua tahun kami melakukan rehabilitasi hutan mangrove yang sebelumnya dirusak masyarakat setempat," kata Yuryanto. 

Selain menjadikan hutan mangrove sebagai kawasan ekowisata, Yuryanto juga bermaksud memberikan edukasi kepada masyarakat. 

Diantaranya dengan memberitahukan bahwa keberadaan mangrove sebagai bagian penting mitigasi tsunami. 

Terbukti, saat tsunami menerjang Donggala pada 2018, mangrove mampu menjadi penahan gelombang sehingga rumah-rumah warga sekitar menjadi lebih aman. 

Baca juga: Diduga Korupsi Dana Komite, Penahanan Dua Kepala Sekolah di Poso Dinilai Tidak Adil

Baca juga: Gubernur Sulawesi Tengah Melepas Kafilah Kontingen Menuju STQ ke 26

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved