Breaking News:

Universitas Tadulako

Untad Kenalkan Situs Sejarah Sulteng ke Mahasiswa MBKM melalui Virtual Tour

Universitas Tadulako (Untad) mengadakan virtual tour untuk para mahasiswa program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Rabu (13/10/2021).

Penulis: fandy ahmat | Editor: Haqir Muhakir
Handover/Humas Untad
Universitas Tadulako (Untad) mengadakan virtual tour untuk para mahasiswa program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Rabu (13/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Universitas Tadulako (Untad) mengadakan virtual tour untuk para mahasiswa program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Rabu (13/10/2021). 

Mahasiswa MBKM ini berasal dari berbagai kampus di Indonesia.

Seperti Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, Universitas Prima Indonesia (Unpri) Medan, Universitas Negeri Padang (UNP), Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon. 

Melalui mata kuliah Modul Nusantara, tim pendamping Untad melakukan kunjungan ke beberapa cagar budaya di Sulawesi Tengah (Sulteng). 

Di antaranya Taman Megalitik Vatunonju (Kabupaten Sigi), Rumah Adat Souraja, Makam Datokarama dan tempat penenun Batik Bomba (Kota Palu). 

Kegiatan ini bertujuan untuk memberi informasi dan pengenalan kepada mahasiswa tentang tempat-tempat bersejarah di Bumi Tadulako. 

"Sebagai pendamping kami merasa senang memperkenalkan kebudayaan di Sulteng meski secara virtual. Virtual Tour ini turut dihadiri dua budayawan, yakni bapak Ashar dan bapak Smith. Mereka menjelaskan detail tentang budaya Kaili kepada peserta," ujar Koordinator Pendamping Untad Andi Heryanti Rukka. 

Mata kuliah Modul Nusantara merupakan terobosan dari program MBKM Kementerian Kebudayaan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). 

Sesuai namanya, mata kuliah ini berbasis kearifan lokal guna memberi pengetahuan kepada mahasiswa terhadap keragaman budaya Indonesia, seperti di Sulawesi Tengah. 

"Jika kondisi sudah membaik, saya berharap nanti bisa berjumpa dan mengajak mahasiswa untuk mengenalkan langsung Tanah Kaili serta kebudayaanya," ucap Heryanti. (*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved