Breaking News:

Bongkar Fakta Soal KLB, Kubu AHY Hadirkan 2 Saksi di Sidang PTUN Lawan KSP Moeldoko

Dua saksi fakta dihadirkan oleh Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam sidang lanjutan gugatan yang dilayangkan kubu KSP Moeldoko.

Editor: Putri Safitri

TRIBUNPALU.COM - Dua saksi fakta dihadirkan oleh Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam sidang lanjutan gugatan yang dilayangkan oleh Partai Demokrat kubu KSP Moeldoko.

Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadirkan dua saksi fakta 

Diketahui, gugatan tersebut dilayangkan Moeldoko atas penolakan keputusan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly terhadap hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat Deli Serdang, Maret 2021 lalu.

Gugatan tercatat dengan nomor perkara 150/G/2021/PTUN-JKT.

Baca juga: Dituding Kabur dari Wisma Atlet, Rachel Vennya Muncul di Media Sosial Sampaikan Permintaan Maaf

Baca juga: Medina Zein Sebut Jadi Korban KDRT Adik Ayu Azhari, Akui Suami Kerap Berbuat Kasar di Depan Karyawan

Baca juga: Soroti Kasus Rachel Vennya Kabur dari Karantina, Satgas IDI: Jangan Merasa Punya Keistimewaan

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Moeldoko.
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Moeldoko. (Tribunnews.com)

Partai Demokrat kubu AHY sendiri dalam perkara ini merupakan berstatus sebagai tergugat intervensi.

Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) sekaligus Juru Bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra mengatakan, dalam persidangan ini pihaknya menghadirkan dua saksi fakta.

Adapun salah satu saksi fakta yang dihadirkan yakni Gerald Pieter Runtuthomas yang merupakan mantan peserta KLB serta Jansen Sitindaon yang merupakan anggota Mahkamah Partai sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat.

"Hari ini kita akan memasuki sidang lanjutan dari perkara No 150. Kali ini kami akan menghadirkan ada dua saksi fakta yang akan membongkar kebohongan dari KLB ilegal di Deli Serdang," kata Herzaky saat ditemui awak media di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Gedung Pemuda, Rawamangun, Kamis (14/10/2021).

Baca juga: Tidak Adanya Kejelasan dari Rachel Vennya Membuat Netizen Mendesaknya untuk Segera Klarifikasi

Baca juga: 5 Spesialis Pencuri Mesin Traktor di Parimo Dibekuk, Hasil Curian Dijual ke Kota Palu

Baca juga: Mahasiswa Dibanting Polisi hingga Kejang, Fadli Zon Geram: Masuk Kategori Police Brutality

Herzaky mengungkapkan, kehadiran para saksi fakta dalam sidang lanjutan gugatan ini guna memberikan keterangan atas terjadinya KLB di Deli Serdang yang dinilainya ilegal.

Dirinya menegaskan, dengan menghadirkan para saksi fakta ini, maka pihak KLB dapat berhenti memanipulasi data dan fakta serta menebar kebohongan di publik.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved