Breaking News:

Catat! Ini Syarat Terbaru WNI Masuk ke Indonesia per Oktober 2021, Wajib Karantina 5 Hari

Pemerintah Indonesia berlakukan syarat terbaru bagi warga negara Indonesia (WNI) yang hendak kembali ke Indonesia mulai 14 Oktober 2021.

TRIBUNPALU.COM/MOH SALAM
Ilustrasi - MENUNGGU TERBANG: Suasana ruangan check in di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu dalam masa larangan mudik Idulfitri 1442 Hijriah, Jumat (7/5/2021) siang. 

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah kembali memperbarui syarat bagi warga negara Indonesia (WNI) yang hendak kembali ke Indonesia.

Syarat terbaru ini berlaku mulai 14 Oktober 2021.

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 20 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Pada Masa Pandemi Covid-19.

Baca juga: Menko Airlangga Salurkan Bantuan Tunai kepada PKL dan Pemilik Warung di NTB

Baca juga: Ayu Ting Ting Tak Merasa Khawatir Orangtuanya Dipolisikan Keluarga KD: Itu Hak Mereka

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut Kompas.com rangkum syarat terbaru WNI masuk ke Indonesia, Kamis (14/10/2021):

Sebelum keberangkatan

  • Menunjukkan kartu atau sertifikat (fisik atau digital) vaksin Covid-19 dosis lengkap
  • WNI yang belum divaksin di luar negeri akan divaksin di tempat karantina setibanya di Indonesia, setelah melakukan tes PCR kedua dengan hasil negatif
  • Syarat menunjukkan bukti vaksinasi Covid-19 dikecualikan bagi WNI berusia di bawah 18 tahun, dan mereka yang memiliki kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang membuat mereka tidak dapat menerima vaksin
  • WNI dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid pada poin sebelumnya wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah negara keberangkatan
  • Surat keterangan pada poin sebelumnya wajib menyatakan bahwa WNI yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat divaksinasi Covid-19
  • Bukti vaksin Covid-19 dosis lengkap harus ditulis dalam bahasa Inggris selain dengan bahasa negara asal
  • Menunjukkan hasil negatif tes PCR di negara asal yang sampelnya diambil maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan, dan dilampirkan pada saat pemeriksaan kesehatan atau e-HAC Internasional Indonesia
  • Gunakan aplikasi PeduliLindungi

Setibanya di Indonesia

  • Melakukan tes ulang PCR, biaya ditanggung pemerintah
  • Wajib karantina 5x24 jam, biaya ditanggung pemerintah berdasarkan kategori WNI yang telah ditetapkan*
  • WNI di luar kategori yang dimaksud pada poin sebelumnya menjalani karantina di tempat akomodasi karantina
  • Akomodasi pada poin sebelumnya harus mendapat rekomendasi dari Satgas Penanganan Covid-19 yang telah memenuhi syarat dan ketentuan dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI)
  • Saat tes ulang PCR jika hasilnya positif, perawatan dilakukan di fasilitas isolasi terpusat untuk orang tanpa gejala (OTG) dan orang dengan gejala ringan atau rumah sakit rujukan untuk orang dengan gejala sedang dan berat. Biaya ditanggung pemerintah
  • Pada hari keempat karantina, WNI akan melakukan tes PCR. Jika hasilnya negatif, mereka dapat melanjutkan perjalanan. Namun karantina mandiri selama 14 hari tetap dianjurkan
  • Jika hasil tes PCR pada poin sebelumnya adalah positif, wajib melakukan perawatan di fasilitas isolasi terpusat untuk orang tanpa gejala (OTG) dan orang dengan gejala ringan, atau rumah sakit rujukan untuk orang dengan gejala sedang dan berat. Biaya ditanggung pemerintah

Terkait wajib karantina yang biayanya ditanggung pemerintah, aturan itu hanya berlaku bagi WNI pada kategori berikut ini:

  • Pekerja Migran Indonesia
  • Pelajar atau mahasiswa
  • Pegawai pemerintah yang kembali dari perjalanan dinas luar negeri, sesuai dengan Surat Keputusan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 14 Tahun 2021

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Syarat Terbaru WNI Masuk ke Indonesia per Oktober 2021", 
Penulis : Nabilla Ramadhian
Editor : Anggara Wikan Prasetya

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved