Poso Hari Ini

Terduga Pelaku Pembunuhan Bocah Nugi yang Viral di Poso Diungkap Polisi, Pasca-Penyelidikan 6 Bulan

Kepolisian Resor (Polres) Poso mengungkap pelaku atas tewasnya anak Nugi terjadi di Desa Tolambo, Kecamatan Pamona Tenggara, Kabupaten Poso, Sulteng,

Penulis: Ketut Suta | Editor: Haqir Muhakir
Handover/Humas Polres Poso
Kapolres Poso AKBP Rentrix Rynaldi Yusuf (kiri) saat memberikan keterangan terkait pelaku pembunuhan anak bernama Nugi, Jumat (15/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Ketut Suta

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepolisian Resor (Polres) Poso mengungkap pelaku atas tewasnya anak Nugi terjadi di Desa Tolambo, Kecamatan Pamona Tenggara, Kabupaten Poso, Sulteng, enam bulan lalu.

Tersangka berinisial GL (39) seorang petani asal Desa Matialemba, Kecamatan Pamona Timur, Kabupaten Poso.

Tim gabungan Polres Poso, Polsek Pamona Timur, dan Polsek Pamona Selatan menangkap pelaku di Desa Tiu, Kecamatan Pamona Timur. 

Kapolres Poso AKBP Rentrix Ryaldi Yusuf mengatakan, penangkapan itu berdasarkan laporan polisi nomor: LPA/87/IV/Res.1.24./2021/Res Poso/Sek Pamsel tanggal 11 April 2021.

Sehingga polisi langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan selama ini.

Baca juga: Targetkan Adipura, Lurah Tondo Palu Serahkan Armada Sampah untuk RW 06

Baca juga: Berbulan-bulan Tak Dialiri Listrik, Pos Batas RI-Papua Nugini Gelap Gulita dan Minim Penjagaan

Adapun berdasarkan dari pengumpulan barang bukti dan beberapa petunjuk di lapangan.

Dari hasi penyelidikan itu, pelaku penganiayaan tersebut tertuju kepada terduga GL.

Sehingga langsung dilakukan penangkapan oleh tim gabungan, Kamis (14/10/2021).

Kemudian langsung diserahkan ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Poso guna proses lebih lanjut.

"Adapun pasal dikenakan pelaku yakni pasal 340 dan UU perlindungan anak, dengan hukuman 20 tahun penjara dan hukuman seumur hidup," kata AKBP Rentrix Rynaldi Yusuf, Jumat (15/10/2021).

"Informasi saat ini, diketahui pelaku mempunyai hubungan keluarga dengan korban," jelasnya menambahkan.

AKBP Rentrix Rynaldi Yusuf mengatakan, pengungkapan kasus tersebut memakan cukup lama.

Baca juga: Polisi Lirik Kasus Bocah Nugi Ditemukan Tewas Setelah Hilang 2 Pekan

Kesulitan itu dalam menggali informasi, dari keterangan saksi, barang bukti, dan lokasi TKP sangat sepi.

Sehingga penyidik sangat berhati-hati dalam melakukan penyidikan, agar jelas siapa pelakunya.

"Kami juga melakukan uji laboraturium forensic di makasar, dan itu juga membutuhkan waktu yang cukup lama," kata AKBP Rentrix Rynaldi Yusuf.

"Untuk kasus ini kami akan sampaikan lebih lanjut setelah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka," tuturnya menutupkan.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved