Breaking News:

Tegaskan Tak Ada Orang Dalam Azis Syamsuddin, KPK: Novel Ingin Meramaikan atau Apa?

KPK menegaskan bahwa tidak ada orang dalam di KPK yang dikendalikan oleh Azis Syamsuddin.

Tribunnews.com
Azis Syamsuddin mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (25/9/2021) dini hari. 

TRIBUNPALU.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali buka suara terkait kabar bahwa ada ada orang dalam di KPK yang bisa dikendalikan mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin terkait penanganan perkara.

Terkait dengan hal ini KPK menegaskan bahwa tidak ada orang dalam di KPK yang dikendalikan oleh Azis Syamsuddin.

Hal itu, disampaikan Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Karyoto, merespons dugaan adanya delapan orang dalam yang disebut eks Penyidik Senior KPK Novel Baswedan.

Novel merupakan satu dari 57 pegawai KPK yang disingkirkan usai dinyatakan tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) sebagai bagian dari alih status pegawai menjadi aparatur sipil negara (ASN).

“Di tahap awal sebelum teman-teman masuk TWK itu sudah memeriksa. Nama-nama di situ tidak ada. yang dikatakan Novel itu siapa saja? Enggak ada,” ujar Karyoto dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (15/10/2021).

Bahkan, lanjut dia, jika dituding atasan Stepanus Robin di KPK juga terlibat kasus penangan perkara tersebut, Karyoto mengaku baru mengetahui Robin saat konferensi pers penetapan dan penahanan tersangka.

Baca juga: Azis Syamsudding Punya 8 Orang Dalam di KPK, Rocky Gerung: Pasti Bukan Gengnya Novel Baswedan

Baca juga: Geger Aziz Syamsuddin Disebut Punya 8 Orang Dalam di KPK, Novel Baswedan Diminta Bongkar Buktinya

Untuk diketahui, Robin merupakan mantan penyidik KPK yang jadi tersangka suap penanganan perkara di Kota Tanjungbalai.

“Saya heran. Bahkan namanya Robin saya tahu mukanya pada saat press release, apalagi setor atasan. Atasan dia masih ada Kasatgas, direktur, atasnya direktur ada Deputi. Suruh tanya saja nanti di pengadilan, kenal siapa?” ucap Karyoto.

“Sehingga kalau Novel mau ini dari awal buktinya apa? Kami sempat bertanya yang mana? Siapa?” kata dia.

Karyoto pun berharap jika Novel Baswedan memiliki bukti valid terkait orang dalam yang bisa dikendalikan segera laporkan kepada KPK.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved