Breaking News:

2 Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf, KontraS Soroti Nilai Kebebasan Demokrasi: Semakin Memburuk

Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin telah memasuki tahun kedua tepat pada Rabu (20/10/2021).

Editor: Muh Ruliansyah
Twitter @pramonoanung
Foto Jokowi-Maruf yang dipasang di kertas suara Pilpres 2019. 

TRIBUNPALU.COM - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Maruf Amin telah memasuki tahun kedua tepat pada Rabu (20/10/2021).

Kinerja pemerintahan Jokowi-Ma’ruf dalam 2 tahun belakangan kini disoroti berbagai pihak.

Salah satunya KontraS atau Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan.

KontraS menilai selama 2 tahun pemerintahan ini, kebebasan demokrasi semakin dibungkam.

Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti menjelaskan, hal tersebut tercermin dari tindakan aparat kepolisian yang dinilai masih melakukan kekerasan saat warga sipil menyuarakan aspirasi.

Baca juga: Dikritik Usai Sebut Fajar/Rian Tunggal Putra yang Belum Dikenal, Menpora Berdalih Ingin Beri Pujian

"Terutama pada kebebasan sipil yang semakin memburuk dan tercemin dari berlanjutnya represifitas dan brutalitas aparat yang kita rangkum dalam beberapa data sepanjang September 2019 - September 2021," jelas Fatia, dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV, Rabu (20/10/2021).

KontraS memandang pemerintah tak menindak tegas dan mengevaluasi tindakan aparat tersebut.

Dampaknya, semakin ke sini masyarakat sebagai korban represif kian banyak.

Berkaitan dengan itu, KontraS melihat bahwa pola pelanggaran aparat kepolisian masih seputar pembubaran paksa yang sering kali diikuti penangkapan sewenang-wenang.

"Kita melihat, tidak ada upaya korektif dan evaluatif pemerintah terhadap institusi kepolisian."

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved