Kabar Seleb
Dapat Panggilan Polda Metro Jaya, Rachel Vennya Ungkap Kronologi Dirinya Bisa Kabur Karantina
Kronologi Rachel Vennya bisa kabur dari karantina usa pulang dari perjalanan ke Amerika Serikat.
TRIBUNPALU.COM - Kronologi Rachel Vennya bisa kabur dari karantina usa pulang dari perjalanan ke Amerika Serikat.
Rachel Vennya sebelumnya sudah buka suara soal kehebohan kabar dirinya kabur.
Lewat video di kanal YouTube Boy William yang diunggah pada Senin (18/10/2021), Rachel membeberkan alasannya mengapa ia kabur dari karantina.
Namun, tentang bagaimana kronologi ia kabur karantina, Rachel Vennya enggan membeberkannya.

Baca juga: Media Hong Kong Sebut China Tercengang Melihat Indonesia Bisa Jadi Juara Thomas Cup 2020
Baca juga: Dikenal Sebagai Sosok yang Periang, Enzy Storia Ternyata Simpan Banyak Cerita Pilu di Masa Kecilnya
Baca juga: Hak Asuh Anak Didapatkan Celine Evangelista, Stefan William Wajib Beri Nafkah Rp 30 Juta Per Bulan
Rachel berjanji akan menceritakan kronologi kaburnya dari kewajiban karantina secara lengkap di hadapan penyidik Polda Metro Jaya.
Menurut mantan istri Niko Al Hakim ini, ia harus menceritakan kejadian selengkapnya saat memenuhi panggilan Polda Metro Jaya pada Kamis (21/10/2021).
Rachel Vennya akhirnya muncul ke publik, akui kabur dari karantina karena rindu anak-anaknya, kini siap terima sanksi. (Tangkap layar Youtube Boy William, BW)
"Aku nggak bisa sebutin kronologinya seperti apa, karena aku harus memberitahukan kronologi pertamanya itu di Polda ya, Kak."

Polda Metro Jaya memang menjadwalkan memanggil Rachel untuk konfirmasi kasus ini pada Kamis besok.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menegaskan pihaknya sudah mengirimkan surat pemanggilan kepada Rachel Venya, untuk dimintai keterangannya, Kamis (21/10/2021).
"Kamis depan kami panggil untuk dimintai keterangan atau klarifikasi," kata Yusri Yunus ketika dihubungi awak media, Sabtu (16/10/2021).
"Rencananya jam 10 pagi," tambahnya.
Yusri menyebut bahwa pihak Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman kasus dugaan kaburnya Rachel Venya dari karantina di Wisma Atlet Pademangan, yang diduga dibantu oleh oknum TNI.
"Masih penyelidikan kasusnya untuk saat ini," ungkapnya.
Polisi Usut Tuntas, Rachel Vennya Dikenakan Undang-undang Karantina dan Wabah Penyakit

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus memastikan pihaknya akan memproses sampai tuntas kaburnya selebgram Rachel Venya, dari karantina di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara
"Kapolda sudah mempertegas tentang adanya satu selebgram (Rachel Venya) yang melarikan diri pada saat karantina. Kemarin sudah dirilis langsung oleh Kodam Jaya, dalam hal ini satgas, kemudian kita tindaklanjuti," kata Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (18/10/2021).
Yusri menambahkan Polda Metro Jaya sudah melayangkan surat panggilan kepada Rachel Venya, Kamis (21/10/2021) untuk menjalani klarifikasi atas aksi nekat kaburnya dari tempat karantina di Wisma Atlet Pademangan.
"Tadi Pak Kapolda menyampaikan, kami akan selidiki secara tuntas bahkan satgas pun akan kami bentuk untuk mengawasi tentang karanrina karena ini sangat-sangat berbahaya," ucapnya.
Yusri menyebut dalam aturan Pemerintahan, setiap Warga Negara Indonesia (WNI) yang baru pulang dari luar negeri, harus menjalani karantina selama lima hari.
Hal tersebut untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Indonesia.
"Tetapi yang bersangkutan (Rachel Venya) tidak melaksanakan, akan kita proses," tegasnya.
Yusri Yunus memastikan bahwa aksi kaburnya Rachel Venya dari Wisma Atlet Pademangan mengandung unsur pidana dan melanggar UU Karantina.
"Kan ada UU Karantina ada uu Wabah Penyakit. kalau gak ada sanksi pidana polisi gak urus dong," ujar Yusri Yunus.
Akui Tak Jalani Karantina di Wisma Atlet Pademangan

Kendati demikian, Rachel menegaskan dirinya sama sekali tidak menjalani karantina di Wisma Atlet Pademangan, seperti kabar yang beredar.
Begitu juga soal kabar yang menyebutkan ia minta satu kamar dengan Salim Nauderer.
Pasalnya, Rachel memang tidak menjalani masa karantina sama sekali.
"Tapi, aku tidak karantina sama sekali di Wisma Atlet. Jadi aku tidak minta sekamar juga. Karena kenyataannya aku tidak karantina sama sekali," jelasnya.
Rachel pun mengaku menyesali perbuatannya,
"Yang pasti sih aku nyesel," katanya.
Mengapa Baru Bicara Sekarang?
Rachel sendiri menyebut sebenarnya sudah ingin buka suara sejak awal.
Tetapi, ia tidak ingin melibatkan banyak orang dan asal bercerita.
"Aku pingin banget ngomong dari awal, kalo iya aku salah. Bahkan, kalo aku diminta memberitahukan kronologinya juga sebenarnya aku mau aja."
"Cuma kan di sini aku juga nggak mau, apa ya, melibatkan orang-orang dalam kesalahan aku ini."
"Jadi aku harus ikuti proses yang seharusnya aku jalani, aku nggak bisa akal bilang A, I, U, E, O," tuturnya.
Rachel Vennya Minta Maaf, Sebut Dua Pejabat Negara
Rachel Vennya bahkan meminta maaf pada semua pihak. Ia bahkan menyebutkan dua pejabat negara dalam ucapan maafnya.
Siapakah pejabat negara itu?
Dari kasus yang menjeratnya ini, Rachel Vennya mengaku dirinya belajar supaya tak egois dan tak sombong.
Karena itu, ia meminta maaf pada semua pihak, termasuk Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.
"Aku belajar nggak egois, belajar nggak sombong. Aku akuin (sombong)" ujar Rachel.
"Aku minta maaf juga sama Menteri Kesehatan, sama Menteri Pariwisata semuanya yang sampai harus buka suara, sampai harus repot lah sama hal ini," urainya.
Menkes Minta Rachel Vennya Segera Kembali ke Karantina dan Dihukum (kolase/instagram/kemenkes.go.id)
Rachel mengaku tidak ingin ada yang mencontoh sikapnya.
Sebelumnya,Menteri Kesehatan RI (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyatakan, selebgram Rachel Vennya harus kembali ke karantina dan dihukum.
Hal itu merespons, kaburnya Rachel saat menjalani karantina Covid-19 usai berpergian ke Amerika Serikat.
"Harusnya dia (Rachel) segera masuk karantina lagi. Dia harusnya masuk karantina lagi dan dihukum supaya jangan melanggar lagi," ujarnya ketika berada di Lebak, Banten, Kamis (14/10/2021).
Ia pun menyesalkan kasus tersebut, lantaran karantina harus dilakukan sebagai upaya melindungi masyarakat dari risiko penularan virus corona.
Alasan Tak Jalani Karantina
Rachel menyebut ia kabur dari karantina bukan demi menggelar pesta ulang tahun, melainkan karena dua buah hatinya.
"Betul, aku pulang dari Amerika dan aku gak menjalani karantina seperti yang seharusnya pemerintah anjurkan."
"Perlakuan aku ini salah dan gak ada pembenaran sama sekali, alasan aku juga ga bisa dibenarkan sama sekali."
Rachel Vennya akhirnya muncul ke publik, akui kabur dari karantina karena rindu anak-anaknya, kini siap terima sanksi. (Tangkap layar Youtube Boy William, BW)
"Alasan aku gak bisa diterima, tapi emang alasan aku itu karena aku pingin ketemu sama anak-anak. Tapi, itu bukan alasan yang tepat," tutur Rachel.
Rachel Vennya tiba di Bali pada 26 September 2021 untuk merayakan ulang tahun bersama keluarga, kekasih, dan teman-temannya. (Instagram @rachelvennya)
"Terlalu berpikir pendek juga sih, harusnya emang gak kaya gitu. Aku minta maaf apapun itu alasannya."
"Mau alasan aku emang kangen sama anak-anak aku, aku gak mau sebenarnya dijadiin kaya suatu pembenaran, tapi emang saat itu kenyataannya seperti itu," imbuhnya.
Rachel menegaskan, kaburnya ia dari kewajiban karantina tidak berkaitan dengan statusnya sebagai seorang selebgram atau influencer.
Ia menegaskan apa yang dilakukannya adalah murni kesalahannya sendiri sebagai warga negara Indonesia.
(Tribunnews.com )