Breaking News:

Erick Thohir Pastikan akan Copot Bos BUMN yang Tak Lakukan Transformasi: Enggak Kaleng-kalengan

Menteri BUMN Erick Thohir meminta para direktur utama BUMN untuk melakukan transformasi bisnis.

Instagram/erickthohir
Erick Thohir. 

TRIBUNPALU.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan memberikan tindakan tegas bagi para para direktur utama BUMN yang tidak mau melakukan transformasi.

Secara tegas, Erick Thohir mengatakan bahwa dirinya akan mencopot bos BUMN yang tidak melakukan transformasi bisnis.

Erick pun memastikan dirinya akan memantau kinerja perusahaan BUMN satu tahun ke depan, terutama di sektor pangan.

"Mohon maaf yang tidak ikut tranformasi pastinya akan saya bongkar, akan saya ganti," ucap Erick dalam Grand Launching Produk Pangan dan Non Pangan PT RNI, Selasa (19/10/2021).

Menurut Erick, penggantian bos BUMN sudah kerap terjadi karena tidak berkinerja secara baik, sehingga kecaman tersebut bukan lah sekadar omongan belaka.

Erick menekankan, penggantian dirut BUMN bukan karena penilaian secara subjektif, namun melihat dari hasil kinerjanya.

"Ini sudah terjadi di banyak BUMN, jadi enggak kaleng-kalengan. Saya pastikan ganti, bukan karena suka tidak suka," lanjutnya.

Baca juga: Menpora akan Tempuh Jalur Hukum Imbas Merah Putih Tak Berkibar, Rocky Gerung: Nasi Udah Jadi Bubur

Baca juga: 2 Tahun Pemerintahan Jokowi-Maruf, KontraS Soroti Nilai Kebebasan Demokrasi: Semakin Memburuk

PROGRAM MAKMUR - Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) didampingi Dirut PT Pupuk Sriwidjaja Palembang Tri Wahyudi Saleh (kiri) dan Dirut PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Arief Prasetyo Adi (kanan) meninjau penanaman jagung program Makmur di Desa Muara Putih, Lampung, Sabtu (16/10/2021). Erick Thohir mengatakan program Mari Kita Majukan Usaha Rakyat (Makmur) memberikan banyak manfaat serta kemudahan bagi para petani tanah air dan BUMN fokus pada 40 ribu hektare untuk 28 ribu petani. TRIBUNNEWS.COM/IST
PROGRAM MAKMUR - Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) didampingi Dirut PT Pupuk Sriwidjaja Palembang Tri Wahyudi Saleh (kiri) dan Dirut PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Arief Prasetyo Adi (kanan) meninjau penanaman jagung program Makmur di Desa Muara Putih, Lampung, Sabtu (16/10/2021). Erick Thohir mengatakan program Mari Kita Majukan Usaha Rakyat (Makmur) memberikan banyak manfaat serta kemudahan bagi para petani tanah air dan BUMN fokus pada 40 ribu hektare untuk 28 ribu petani. TRIBUNNEWS.COM/IST (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

Menteri BUMN itu mengatakan, beberapa waktu lalu mengadakan pertemuan dengan Presiden, sekitar 20 jajaran dirut BUMN ikut dalam acara tersebut.

Dikatakannya, sekitar 30-40 persen dari 20 dirut tersebut dipilih oleh menteri sebelumnya.

"Dari 20 itu 30-40 persen leadership yang dipilih oleh menteri sebelumnya, tidak saya ubah."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved