Breaking News:

Gelar Lomba Seni Mural, Kapolri Persilakan Peserta Buat Karya Berisi Kritikan Negatif pada Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka kesempatan pada masyarakat untuk menyapaikan kritikannya melalui karya seni.

Editor: Putri Safitri
handover
Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo 

TRIBUNPALU.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka kesempatan pada masyarakat untuk menyapaikan kritikannya melalui karya seni.

Mabes Polri bakal menggelar festival atau lomba seni mural Piala Kapolri 2021, dengan tema 'Peran Generasi Muda untuk Berkreasi dalam Menyampaikan Informasi yang Positif di Masa Pandemi COVID-19'. 

Terkait dengan hal tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan kebijakan terbaru kepada seluruh masyarakat yang akan mengikuti acara tersebut. 

Baca juga: Erick Thohir Pastikan akan Copot Bos BUMN yang Tak Lakukan Transformasi: Enggak Kaleng-kalengan

Baca juga: Menpora akan Tempuh Jalur Hukum Imbas Merah Putih Tak Berkibar, Rocky Gerung: Nasi Udah Jadi Bubur

Sigit mempersilahkan kepada seluruh peserta lomba untuk menghasilkan karya mural dengan sub tema kritikan atau masukan kepada Polri baik dari segi negatif maupun positif. 

"Lomba mural ini diselenggarakan dengan tujuan salah satunya adalah memberikan wadah kebebasan berekspresi bagi masyarakat. Sehingga, para peserta lomba mural nanti boleh menghasilkan karya seni berupa kritikan ke Polri baik itu positif maupun negatif, tidak ada masalah," kata Sigit dalam keterangannya, Rabu (20/10/2021).

Baca juga: Dikritik Usai Sebut Fajar/Rian Tunggal Putra yang Belum Dikenal, Menpora Berdalih Ingin Beri Pujian

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (28/4/2021)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (28/4/2021) (Handover)

Menurutnya, peserta lomba nantinya dipersilahkan untuk menuangkan segala bentuk ekspresi dan pandangannya terhadap institusi Korps Bhayangkara. 

Sigit menegaskan, Polri bukanlah lembaga yang anti-kritik.

Pasalnya, kata Sigit, jajarannya sangat menjunjung tinggi kebebasan berpendapat sebagaimana sistem demokrasi yang dianut oleh Indonesia. 

Oleh karena itu, Sigit justru menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang telah menyampaikan kritik membangun kepada institusi Polri. 

Baca juga: Fraksi Golkar DPRD Sulteng Bagikan 440 Paket Sembako di Palu

Baca juga: Erick Thohir Pastikan akan Copot Bos BUMN yang Tak Lakukan Transformasi: Enggak Kaleng-kalengan

Menurut Sigit, hal itu justru akan dijadikan bahan evaluasi agar Korps Bhayangkara kedepannya menjadi seperti apa yang diinginkan dan dicita-citakan oleh masyarakat Indonesia. 

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved