Breaking News:

Palu Hari Ini

Tanamkan Nilai Pancasila dalam Diri Pelajar, Hadianto Gelar Dialog Kebangsaan

Dialog tersebut bretajuk Nosiala Pale dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Muh Ruliansyah
TRIBUNPALU.COM/ALAN
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid membuka Dialog Kebangsaan di Zona Cafe, Jl Emmy Saelan, Kelurahan Tatura Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (21/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Wali Kota Palu Hadianto Rasyid membuka Dialog Kebangsaan di Zona Cafe, Jl Emmy Saelan, Kelurahan Tatura Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (21/10/2021).

Kegiatan itu diinisiasi  Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palu.

Dialog tersebut bretajuk Nosiala Pale dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila.

Pesertanya kepala sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu.

Hadianto Rasyid mengatakan, kata Nosiala Pale dalam pemahamannya memiliki makna saling tolong menolong, bergandengan tangan, dan gotong royong.

Baca juga: Kemelut Pilkades di Banggai, Masyarakat-Mahasiswa Minta Bupati Copot Kadis PMD

Baca juga: Siapa Ria Andrews? Wanita Blasteran Inggris Ini Diduga Kekasih Baru Stefan William

Kata ini muncul ketika penyelenggaraan Sarasehan Nasional tentang Nilai Keindonesiaan yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-43 Kota Palu yang menghadirkan mantan Wakil Presiden RI Try Sutrisno.

"Pada saat itu, Try Sutrisno bertanya Bahasa Kailinya gotong royong, tolong menolong itu apa? Nah itu, Nosiala Pale. Nantinya nilai-nilai local wisdom kita muncul yakni Nosiala Pale. Insya Allah kata Nosiala Pale menjadi kata-kata yang menyentuh dan akan menjadi seruan yang positif untuk diterima oleh masyarakat," kata Hadianto Rasyid.

Menurutnya, nilai-nilai Pancasila adalah pemahaman yang harus diberikan kepada peserta didik.

Agar tumbuh jiwa nasionalisme, toleransi, hingga persaudaraan yang kuat di antara mereka.

"Insya Allah kita sama-sama menjadikan kota ini, kota yang Pancasilais. Hal itu dimulai dari kita para guru dan para Kepala Sekolah yang kemudian melakukan penguatan dan pembinaan-pembinaan yang baik kepada peserta didik," sebutnya.

Hadianto Rasyid berharap, penanaman nilai-nilai Pancasila melalui budaya Nosiala Pale bisa ditanamkan di tengah-tengah masyarakat melalui Satgas K5, para RT, hingga komunitas-komunitas.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved