Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Gubernur Sulteng Harap Inovasi Olahan kakao dan Kopi Bawa Dampak Positif ke Ekonomi Daerah

Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura bersama Ketua DPRD Sulteng Nilam Sari Lawira dan lembaga nirlaba GIZ asal Jerman

Penulis: Nur Saleha | Editor: Haqir Muhakir
TRIBUNPALU.COM/NUR SALEHA
Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura bersama Ketua DPRD Sulteng Nilam Sari Lawira dan lembaga nirlaba GIZ asal Jerman saat Bincang Pagi Coklat dan Kopi di Halaman Pogombo Kantor Gubernur Sulteng, Jl Ahmad Yani Kelurahan Besusu Barat Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Jumat (22/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha

TRIBUNPALU.COM, PALU - Deutsche Gesellschaft fur Internationale Zusammenarbeit GmbH atau GIZ melirik komoditas Kakao dan Kopi di Sulawesi Tengah.

GIZ adalah perusahaan internasional milik pemerintah federal Jerman yang beroperasi di berbagai bidang.

Pemerintah Negara Jerman gelontorkan Rp 115 miliar untuk produksi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Provinsi Sulawesi Tengah dan Kalimantan Barat.

Melalui inoveasi olahan kakao dan kopi, itu, Gubernur Sulawesi Tengah Rusdi Mastura berharap bisa membawa dampak positif terhadap perekonomian daerah.

Hal itu ia sampaikan saat kegiatan Bincang Pagi Coklat dan Kopi di Halaman Pogombo Kantor Gubernur Sulteng, Jl Ahmad Yani Kelurahan Besusu Barat Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Jumat (22/10/2021).

Kegiatan itu digelar oleh lembaga nirlaba GIZ asal Jerman.

Bincang Pagi tersebut dirangkaikan dengan pameran kopi dan cokelat olahan UMKM di Kota Palu.

Menurut Gubernur Sulteng, coklat dan kopi merupakan produk unggulan yang turut memberi kontribusi bagi pemulihan ekonomi daerah di tengah pandemi Covid-19.

Ia pun sangat mengapresiasi kegiatan dalam rangka mengangkat pamor kopi dan coklat lokal Sulteng.

Dalam hal itu, Rusdy Mastura juga menginginkan kopi dan coklat di Sulteng di kirim ke Kalimantan.

"Ditambah lagi dalam menyosong pemindahan Ibu Kota negara ke Kalimantan Timur diharapkan akan memberikan prospek cerah bagi Sulteng selaku daerah penyangga logistiknya," ungkap Gubernur Sulteng.

"Moga-moga pelaku UKM dapat menangkap hal ini agar peluang menyuplai kebutuhan Ibu Kota dimaksimalkan UKM," tambahnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved