Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Kesaksian Samria, Petani Sawit yang Diduga Tanahnya Dirampas Perusahaan di Banggai

Samria meminta keseriusan Gubernur Sulawesi Tengah Rusdi Mastura untuk menangani masalah perampasan lahan oleh PT Kurnia Luwuk.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Haqir Muhakir
Alan Sahril
Seorang petani bernama Samria asal Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai ikut aksi demo di depan Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jl Sam Ratulangi, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (21/10/2021).  

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Seorang petani bernama Samria asal Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai ikut aksi demo di depan Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jl Sam Ratulangi, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (21/10/2021). 

Dalam tuntutannya, Samria meminta keseriusan Gubernur Sulawesi Tengah Rusdi Mastura untuk menangani masalah dugaan perampasan lahan oleh PT Kurnia Luwuk.

Belasan tahun Ia mencari keadilan untuk mengembalikan haknya.

Namun selalu menemuti jalan buntu.

"Saya jauh-jauh datang kemari menuntut hak kami segera di kembalikan. Karena sudah 16 tahun lahan kami di kuasai," ungkap Samria, Jumat (22/10/2021) siang. 

Akibat perampasan lahan itu, Samria jatuh miskin.

Lebih parahnya, Samria sering didatangi oleh pihak polisi dan tentara untuk keluar dari tanah miliknya.

"Kami sampai hari ini miskin, seperti pengemis. Sudah puluhan tahun saya diintimidasi sampai dibawakan polisi dan tentara untuk keluar dari kebun kami," sebut Samria.

Olehnya, Samria memohon kepada Rusdi Mastura agar segera mengembalikan tanah miliknya.

Agar dirinya dapat kembali mencari nafkah di tanahnya sendiri dengan tenang.

"Kebun kami digusur, rumah kami sudah di gusur oleh pihak perusahaan dan sudah ditanam kelapa sawit. Anak saya sampai sekarang tidak sekolah karena tidak ada biaya," imbuhnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved