Breaking News:

Wisata Sulteng

Batik Bomba, Cinderamata dari Kota Palu

Batik ini hampir mewarnai tiap pusat pertokoan oleh-oleh di Kota Kelor itu.

Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM
Perajin batik bomba di Jl Lekatu, Kota Palu, memperlihatkan hasil produksi batik yang akan dipasarkan, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Sulawesi Tengah dengan kekayaan budaya dan destinasinya juga memiliki ragam batik khas yang sangat cocok untuk menjadi oleh-oleh atau tanda mata.

Batik Bomba mudah ditemukan di Kota Palu, ibu kota Sulawesi Tengah.

Batik ini hampir mewarnai tiap pusat pertokoan oleh-oleh di Kota Kelor itu.

Bomba berarti keterbukaan dan kebersamaan.

Kehadiran batik itu menjadi penanda bahawa masyarakat Kota Palu terbuka kepada siapa saja yang berkunjung.

Tradisi Batik dan Tenun Bomba sudah ada sejak jaman dahulu, bahkan sebelum Kota Palu dimekarkan dari Kabupaten Donggala.

Baca juga: TRIBUN WIKI: 6 Tempat Beli Oleh-oleh Palu, Ada Bawang Goreng Hingga Souvernir Kayu Hitam

Batik Bomba mudah ditemukan di Kota Palu, ibu kota Sulawesi Tengah.
Batik Bomba mudah ditemukan di Kota Palu, ibu kota Sulawesi Tengah. (handover/instagram)

Makanya, tenun Bomba juga menjadi satu dari beberapa kerajinan tangan pengrajin Donggala.

Motif batik Bomba bervariatif, semuanya dari kebudayaan lokal dan khas.

Antara lain sambulugana, rumah adat (souraja), tai ganja, motif burung maleo, motif bunga merayap, motif resplang, motif ventilasi, dan motif ukiran rumah adat Kaili.

Kin warna kuning, merah, orange, hijau terang sering digunakan dan juga menjadi ciri khas Batik Bomba.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved