Breaking News:

Parimo Hari Ini

Ketum KONI Sulteng Sebut Adanya Inpres Percepatan Pembangunan Persepakbolaan

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (Ketum KONI) Sulawesi Tengah, Nizar Rahmatu menyebut ada Inpres percepatan pembangunan persepakbolaan.

Penulis: Nur Saleha | Editor: Muh Ruliansyah
Handover
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (Ketum KONI) Sulawesi Tengah, Nizar Rahmatu menyebut adanya Instruksi Presiden (Inpres) percepatan pembangunan persepakbolaan. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha

TRIBUNPALU.COM, PARIMO - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (Ketum KONI) Sulawesi Tengah, Nizar Rahmatu menyebut adanya Instruksi Presiden (Inpres) percepatan pembangunan persepakbolaan.

Nizar Rahmatu mengatakan, persepakbolaan diatur dalam Inpres nomor 3 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional.

Menurut Nizar, persepakbolaan adalah Inpres yang merupakan Perintah pembangunan persepakbolaan nasional secara berjenjang mulai dari tingkat Dusun, Desa, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi dan tingkat Nasional.

"Sepak bola ini adalah perintah. Saya bilang kepada pak Bupati Parimo bahwa 2019 itu ada Inpres yang mengatur tentang percepatan pembangunan persepakbolaan Nasional," jelasnya Nizar, Senin (25/10/2021).

Baca juga: Pemerintah Turunkan Harga PCR Rp 300 Ribu, Direktur RSU Anutapura Palu: Ini Bukan Air Putih

Nizar menambahkan, Inpres itu di perintahkan kepada 12 menteri dan Kepala Kepolisian Republik Indonesia serta para Gubernur dan para Bupati/Walikota se- Indonesia.

Dalam Inpres itu kata Nizar, pertama adalah mengambil langkah yang diperlukan secara terkoordinasi dan terintegrasi sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing masing kementerian atau lembaga.

Hal itu untuk melakukan peningkatan prestasi sepak bola nasional dan internasional melalui pengembangan bakat, peningkatan jumlah dan kompetensi wasit dan pelatih sepak bola.

Inpres itu juga merupakan pngembangan sistem kompetensi berjenjang dan berkelanjutan, pembenahan sistim dan tatakelola sepak bola, penyediaan prasarana dan sarana stadion di seluruh Indonesia sesuai standar Internasional dan training center sepak bola serta mobilisasi pendanaan untuk pengembangan sepak bola nasional.

"Khusus untuk para gubernur dan wali kota dalam Inpres itu menyediakan dan mengalokasikan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD sesuai dengan kewenangan daerah berdasarkan kemampuan keuangan daerah masing masing," tutup Nizar. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved