Breaking News:

Trending Topic

KM Liberty I Tenggelam di Lokasi KRI Nanggala 402, Sembilan ABK Dinyatakan Hilang

Kemarin, Selasa (26/10/2021), KM Liberty I tenggelam di perairan Bali Utara, lokasi yang sama saat KRI Nanggala 402 tenggelam.

Editor: Putri Safitri
Basarnas Bali
Basarnas Bali melakukan pencarian terhadap 9 ABK KM Liberty I yang dinyatakan hilang di perairan Bali Utara. 

TRIBUNPALU.COM - Kemarin, Selasa (26/10/2021), KM Liberty I tenggelam di perairan Bali Utara, lokasi yang sama saat KRI Nanggala 402 tenggelam.

Rabu dini hari (21/4/2021), enam bulan lalu, KRI Nanggala 402 dilaporkan hilang kontak di perairan Bali.

Berjarak sekitar 95 kilometer arah utara Pelabuhan Celukan Bawang.

KM Liberty I adalah kapal berjenis kargo.

Baca juga: Info Cuaca Ekstrem Hari Ini, Rabu 27 Oktober: 24 Wilayah Waspada Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

Kapal yang membawa 15 Anak Buah Kapal (ABK) tersebut miring akibat dihantam badai hingga akhirnya dinyatakan tenggelam.

"Tenggelam karena dihantam badai di perairan utara Bali," kata Kepala Basarnas Bali Gede Darmada dalam keterangan tertulis, Selasa (26/10/2021).

Baca juga: Soal Laskar FPI, Terungkap HRS Dibuntuti atas Perintah Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus

Kapal KRI Nanggala-402 dikabarkan hilang kontak di selat Bali pada Rabu, 21 April 2021. Hingga saat ini masih dilakukan pencarian oleh pihak terkait, diduga kapal berada di dalam palung.
Kapal KRI Nanggala-402 dikabarkan hilang kontak di selat Bali pada Rabu, 21 April 2021. Hingga saat ini masih dilakukan pencarian oleh pihak terkait, diduga kapal berada di dalam palung. (cnn.com)

Darmada menyebut, KM Liberty I lepas sandar dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada Jumat (22/10/2021) pukul 00.07 WIB, menuju Reo Flores, NTT.

Namun pada Sabtu (23/10/2021) sekitar pukul 22.07 Wita, kapal yang berjenis kargo itu tenggelam karena dihantam badai di perairan utara Bali.

Sebelum tenggelam, KM Liberty I sempat mengubah halauan dari timur menuju barat, sayangnya kapal dalam posisi miring.

"Seluruh kru kapal kemudian loncat dan menyelamatkan diri menggunakan life jacket dan melepaskan dua buah life raft ke laut," kata Darmada.

Baca juga: Jokowi Minta Harga Rp 300 Ribu, Ternyata Ini Alasan Menkes Tak Beri Subsidi Tes PCR di Indonesia

Baca juga: Fadjroel Rachma Dilantik Jadi Dubes Kazakhstan, Siapa Pengganti yang Pantas Jadi Jubir Presiden?

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved