Breaking News:

Simak Tanda dan Penyebab Tubuh Kekurangan Magnesium

Kekurangan magnesium dalam tubuh dapat menimbulkan berbagai gejala dan dapat menyebabkan risiko gangguan kesehatan yang cukup serius.

freepik
Ilustrasi lelah yang disebabkan oleh kekurangan magnesium. 

TRIBUNPALU.COM – Magnesium merupakan salah satu mineral dan elektrolit penting yang dibutuhkan oleh tubuh.

Fungsi dari magnesium sendiri yakni untuk memakimalkan kinerja saraf, otot, untuk memproduksi energi replica DNA hingga berperan untuk pembentukan struktur tulang dan gigi.

Kekurangan magnesium dalam tubuh dapat menimbulkan berbagai gejala dan dapat menyebabkan risiko gangguan kesehatan.

Melansir dari Medical News Today, seseorang yang kekurangan magnesium dapat memiliki tanda-tanda awal berikut :

  • Mual
  • Muntah
  • Kehilangan selera makan
  • Kelelahan
  • Lemas

Tubuh memiliki peran besar untuk mempertahankan kadar magnesium di dalam tubuh, sehingga cukup jarang seseorang mengalami gejala defisiensi.

Namun, faktor-faktor tertentu dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami gejala kekurangan magnesium seperti :

  • Menjalani diet rendah magnesium
  • Memiliki gangguan gastrointestinal seperti penyakit Crohn, penyakit celiac, atau enteritis regional
  • Kehilangan jumlah magnesium yang berlebihan melalui urin dan keringat akibat kelainan genetik atau minum terlalu banyak alkohol
  • Sedang hamil dan menyusui
  • Memiliki gangguan paratiroid dan hiperaldosteronisme
  • Menderita diabetes tipe 2
  • Mengalami penuaan

Mengonsumsi jenis obat tertentu, seperti penghambat pompa proton, diuretik, bifosfonat, dan antibiotik

Kekurangan magnesium jangka panjang mungkin memiliki efek buruk, mulai dari kehilangan kepadatan tulang, penurunan fungsi otak, penurunan fungsi saraf dan otot, gangguan pencernaan, hingg kehilangan kepadatan tulang.

Ketika kadar magnesium rendah, tubuh menyerap magnesium ekstra dari usus kecil, sekaligus mengurangi jumlah yang diekskresikan oleh ginjal.

Kekurangan magnesium sebetulnya sangat sulit untuk dikenali, karena sulitnya mengukur secara akurat jumlah magnesium dalam tubuh seseorang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved