Breaking News:

Aturan Terbaru Perjalanan Masa Pandemi, Naik Pesawat & Naik Mobil Jarak 250 Km Harus Tes Antigen

"Kemudian untuk perjalanan akan ada perubahan yaitu untuk wilayah Jawa dan Bali, perjalanan udara boleh pakai tes antigen."

Editor: Imam Saputro
TRIBUN BATAM/Argianto Dihan Aji Nugroho
Sejumlah wisatawan asal Malaysia tiba di Pelabuhan Internasional Batam Center, Batam, Selasa (28/1). Meningkatnya warga negara china yang terdeteksi virus corona di Singapura membuat pengawasan terhadap lalulintas warga negara asing maupun WNI diperketat untuk mencegah masuknya virus corona ke Indonesia. 

TRIBUNPALU.COM - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan syarat wajib tes PCR bagi penumpang pesawat di wilayah Jawa-Bali diubah.

Kini, penumpang pesawat diperbolehkan untuk melampirkan hasil tes Antigen saja.

Pernyataan ini disampaikan Muhadjir dalam konferensi pers yang disiarkan secara virtual di Youtube Sekretariat Presiden, Senin (1/1/2021).

"Kemudian untuk perjalanan akan ada perubahan yaitu untuk wilayah Jawa dan Bali, perjalanan udara tidak lagi mengharuskan menggunakan tes PCR tetapi cukup menggunakan tes antigen," kata Muhadjir, dilansir Tribunnews.com.

Ia menambahkan, syarat menggunakan tes Antigen juga diberlakukan sama bagi penerbangan non Jawa-Bali.

Menurut Muhadjir, perubahan kebijakan tersebut merupakan usulan dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

"Sesuai dengan usulan dari bapak Mendagri," katanya.

Orasi ilmiah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Prof. Muhadjir Effendy
di acara Dies Natalis ke-55 Universitas Pancasila dan Wisuda Sarjana Semester Genap Tahun Akademik 2020/2021, Sabtu (23/10/2021).
Orasi ilmiah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Prof. Muhadjir Effendy di acara Dies Natalis ke-55 Universitas Pancasila dan Wisuda Sarjana Semester Genap Tahun Akademik 2020/2021, Sabtu (23/10/2021). (IST)

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati mengungkapkan, pihaknya masih menunggu penetapan dari Satgas Covid-19 terkait aturan perjalanan tersebut.

"Kami menunggu penetapannya melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri), Surat Edarqn (SE) Satgas, seperti yang jadi rujukan Kemenhub selama ini," ujar Adita saat dihubungi Tribunnews.com, Senin(1/11/2021).

Sebelumnya, Satgas Covid-19 menerbitkan SE Nomor 21 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved