Breaking News:

Buol Hari Ini

Kasus Dugaan Kriminalisasi Petani Kembali Terjadi di Sulteng, Kali Ini dari Kabupaten Buol

Kasus dugaan kriminalisasi Petani dalam konflik agraria di sektor perkebunan sawit Sulawesi Tengah kembali terjadi.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Haqir Muhakir
Handover/Walhi Sulteng
Kasus dugaan kriminalisasi petani bernama Abdullah Rahman (46) dari Desa Kodalagon, Kecamatan Bokat, dan Fransiskus Saferius (41) dari Kelurahan Kali, Kecamatan Biau, Buol, Sulteng. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kasus dugaan kriminalisasi Petani dalam konflik agraria di sektor perkebunan sawit Sulawesi Tengah kembali terjadi.

Kali ini dua petani di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah diduga dipenjarakan perusahaan sawit di daerah itu karena dituduh mencuri kelapa sawit.

Kedua petani itu bernama Abdullah Rahman (46) dari Desa Kodalagon, Kecamatan Bokat, dan Fransiskus Saferius (41) dari Kelurahan Kali, Kecamatan Biau.

Kepala Departemen Advokasi Walhi Sulteng Apditya mengatakan, Konflik antar Petani dan Perusahaan sawit di Sulawesi Tengah sudah sangat kroni dan tidak ada titik penyelesaian.

Justru selalu berakhir dengan pemidanaan terhadap petani.

"Sungguh ironis ketika ladang kehidupan rakyat, ruang-ruang produksi rakyat yang telah mereka pertahankan dianggap sebuah tindakan kriminal oleh pihak perusahaan dan kepolisian," ungkap Apditya dalam rilis tertulisnya Selasa (2/11/2021) siang.

Baca juga: Mahasiswi UIN Datokarama Palu Raih Juara 2 Kejuaraan Karate Nasional

Baca juga: Empat Kapolres Jajaran Polda Sulteng Dirotasi, Berikut Daftarnya

Apditya menyebut, keduanya merupakan petani plasma sekaligus anggota koperasi Awal Baru yang di kriminalisasi dengan tuduhan melakukan pencurian buah sawit di perkebunan sawit milik Murdaya Poo tersebut.

Sebelumnya pada tanggal 16 Agustus 2021 pihak perusahaan sawit itu melaporkan Abdullah dan Fransiskus ke pihak Kepolisian Daerah Sulawesi tengah berdasarkan surat pelaporan LPB/246/VIII/2021/SKPT/POLDA.

"Berselang sehari kemudian pada tanggal 17 Agustus 2021 Abdullah dan Fransiskus ditangkap lalu ditetapkan sebagai tersangka langsung di tahan oleh Polda Sulteng," tutur Apditya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved