Apabila Lupa Rakaat Salat, Apa yang Harus Dilakukan? Simak Penjelasannya Berikut Ini
Berikut ini kami sampaikan hal yang harus Anda lakukan saat lupa rakaat salat.
Apabila Lupa Rakaat Salat, Apa yang Harus Dilakukan? Simak Penjelasannya Berikut Ini
TRIBUNPALU.COM - Berikut ini kami sampaikan hal yang harus Anda lakukan saat lupa rakaat salat.
Salat merupakan salah satu bentuk peribadatan untuk orang yang beraga Islam.
Dalam menjalankan ibadah ini, seorang Muslim harus mengerjalannya dengan khusyuk.
Jika tidak khusyuk, maka akan tejadi kesalahan saat salat, salat satunya ialah lupa rakaatnya.
Sehingga jika Anda bertanya, mengapa salat sering lupa rakaat dikarenakan ketidak khusyukan.
Melansir dari buku yang bertajuk Khusyu Dalam Shalat karya Syafri M. Noor Lc, ketidakkhusyukan ini karena adanya godaan setan.
Lalu apa yang harus Anda lakukan jika terjadi hal tersebut?
Baca juga: Tata Cara Salat Jumat Lengkap: Berikut Niat Jumatan hingga Amalan Sunah yang Bisa Dikerjakan
Baca juga: Arti Kalimat Asholatu Khairumminan Naum, Lafaz Azan Subuh yang Beda dengan Azan Salat Lainnya

Coba Buang Keraguan dan Ambil Keyakinan
Dalam sebuah hadis dijelaskan apabila mengalami kelupaan rakaat dalam salat, maka dianjurkan untuk membuang keraguan dan mengambil keyakinan.
يَسْجُدُ سَجْدَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ يُسَلِّمَ فَإِنْ كَانَ صَلَّى خَمْسًا شَفَعْنَ لَهُ صَلاَتَهُ وَإِنْ كَانَ صَلَّى إِتْمَامًا لأَرْبَعٍ كَانَتَا تَرْغِيمًا لِلشَّيْطَانِ
“Apabila kalian ragu dalam shalatnya, dan tidak mengetahui berapa rakaat dia shalat, tiga ataukah empat rakaat maka buanglah keraguan itu, dan ambilah yang yakin.
Kemudian sujudlah dua kali sebelum salam. Jika ternyata dia shalat lima rakaat, maka sujudnya telah menggenapkan shalatnya.
Lalu jika ternyata shalatnya memang empat rakaat, maka sujudnya itu adalah sebagai penghinaan bagi setan.”
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam saat menjadi imam pernah lupa gerakan shalat tertentu, bahkan salah menetapkan jumlah bilangan rakaat, sehingga beliau melakukan sujud sahwi.
Baca juga: Panduan Salat Jumat: Berikut Tata Cara dan Niat Jumatan Beserta Amalan Sunah yang Bisa Dikerjakan
Baca juga: Arti Doa Allahumma Antassalam Waminkassalam, Bacaan Doa yang Sering Dibaca Seusai Salat
Melakukan Sujud Sahwi
Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam pernah shalat 5 rakaat tanpa sadar.
Kemudian selesai shalat ketika diingatkan, beliau pun mengaku bahwa telah lupa jumlah rakaat, sehingga beliau melakukan sujud sahwi.
عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَال : صَلَّى بِنَا رَسُول اللَّهِ خَمْسًا فَقُلْنَا : يَا رَسُول اللَّهِ أَزِيدَ فِي الصَّلاَةِ ؟ قَال : وَمَا ذَاكَ ؟ قَالُوا : صَلَّيْتَ خَمْسًا
كَمَا تَذْكُرُونَ وَأَنْسَى كَمَا تَنْسَوْنَ ثُمَّ سَجَدَ سَجْدَتَيِ السَّهْوِ
Abdullah bin Mas'ud radhiyallahuanhu berkata:
"Rasullullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam mengimami kami 5 rakaat. Kami pun bertanya,"Apakah memang shalat ini ditambahi rakaatnya?".
Belia Sallallahu ‘Alaihi Wasallam balik bertanya,"Memang ada apa?". Para shahabat menjawab,"Anda telah shalat 5 rakaat!".
Beliau Sallallahu ‘Alaihi Wasallam pun menjawab, "Sesungguhnya Aku ini manusia seperti kalian juga, kadang ingat kadang lupa sebagaimana kalian". Lalu beliau Sallallahu ‘Alaihi Wasallam sujud dua kali karena lupa. (HR. Muslim)
Sebagai informasi, sujud sahwi adalah bagian ibadah Islam yang dilakukan di dalam salat.

Baca juga: Bacaan Surat Al Kahfi Ayat 1-10 Tulisan Arab, Indonesia, dan Artinya, Simak Keutamaan Mengamalkannya
Baca juga: Jadi Amalan Sunah Hari Jumat yang Memiliki Banyak Keutamaan, Ketahui Tips Membaca Surah Al Kahfi
Sujud sahwi merupakan dua sujud yang dilakukan oleh orang yang salat untuk menggantikan kesalahan yang terjadi di dalam salatnya karena lupa.
Sujud Sahwi dilakukan dengan cara melakukan dua sujud sebelum atau sesudah salam dan bacaannya adalah sama dengan bacaan sujud lainnya di dalam salat.
Bacaan sujud sahwi tetap sama seperti lainnya di dalam shalat.
Sujud sahwi dilaksanakan sebelum salam pada dua keadaan:
Apabila terjadi pengurangan, misalnya melupakan tasyahud pertama.
Jika hal tersebut karena ragu yang dia tidak dapat memutuskan mana dari dua kemungkinan yang lebih condong dalam pikirannya.
Sujud sahwi dilaksanakan setelah salam ketika:
Apabila terjadi penambahan di dalam salat, juga termasuk seseorang yang lupa suatu kewajiban salat dan telah melakukan salam sebelum menyempurnakan shalatnya, lalu ia mengingat apa yang dilupakannya (setelah salam) dan (kembali untuk) menyempurnakan salatnya.
Jika hal itu karena lupa, ketika salah satu dari dua kemungkinan lebih condong dalam pikiran seseorang.
(TribunPalu.com/Hakim)