Breaking News:

Balut Hari Ini

23 Pejabat di Balut Diuji Kompotensi, Bupati: Kalau Kinerja Buruk, 3 Bulan Ganti

Sebanyak 23 pejabat eselon II Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai Laut, Sulawesi Tengah mengikuti Uji Kompotensi atau Job Fit.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
TRIBUNPALU.COM/ASNAWI ZIKRI
23 pejabat eselon II mengikuti uji kompotensi di aula kantor BKPSDM Banggai Laut, Kamis (4/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Sebanyak 23 pejabat eselon II Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai Laut, Sulawesi Tengah mengikuti Uji Kompotensi atau Job Fit, Kamis (4/11/2021).

Bupati Banggai Laut (Balut), Sofyan Kaepa menyatakan, pejabat eselon II ini disiapkan untuk menjadi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki kemampuan berkualitas.

Sehingga pemenuhan pelaksanaan setiap program dapat berjalan dengan baik.

“Terpenting punya tanggung jawab dan kemampuan managerial mumpuni,” kata Sofyan saat pembukaan asesmen dan uji kompotensi di aula kantor BKPSDM Banggai Laut, Jumat (5/11/2021).

Dia juga mengingatkan, Pemkab Banggai Laut masih mendapat predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sakip) CC.

Baca juga: Satlantas Polres Palu Sosialisasi Tertib Berlalulintas di SMAN 8 Palu

Baca juga: Kadispar Sulteng Harap Program 1.000 UMKM di Tolitoli Dimaksimalkan

Olehnya itu, pejabat yang telah mengikuti asesmen bisa merubah pola kerja menjadi lebih baik.

“Makanya penempatan pejabat harus sesuai disiplin ilmu. Jangan Sarjana Kesehatan tapi jadi Kadis (Kepala Dinas) PUPR. Di Banggai Laut ini masih ada,” pungkasnya.

Sofyan berharap, pejabat nantinya memahami tugas, pokok dan fungsinya. 

Realisasikan seluruh program agar daerah ini sejajar dengan daerah lain di Sulawesi Tengah, dan di Indonesia pada umumnya.

“Jangan nanti sudah dicambuk baru bergerak,” singgungnya.

Selain itu, Sofyan mengingatkan soal attitude atau sopan santun. 

Bahkan, pejabat yang baru saja dilantik bisa saja dirotasi bila tidak berakhlak.

“Kalau pintar tapi akhlaknya tidak bagus, saya tidak akomodir. Kalau kinerja tidak baik, 3 bulan saya ganti," tegasnya.

"Jabatan ini amanah. Ini amanah masyarakat,” sambung Sofyan lagi. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved