KPK Tidak Pandang Bulu Saat 2 Menteri Diduga Terlibat Bisnis Tes PCR, Firli: Kita akan Tindak Tegas

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tidak pandang bulu dalam mengusut kasus dugaan korupsi Tes PCR.

Editor: Muh Ruliansyah
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri 

TRIBUNPALU.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tidak pandang bulu dalam mengusut kasus dugaan korupsi Tes PCR.

Hal itu ditegaskan Ketua KPK, Firli Bahuri.

Seperti diketahui, KPK mendapat laporan dari Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) yang menyebut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, diduga terlibat bisnis tes PCR.

Meski ada nama dua menteri yang diduga terlibat, Firli menyebut KPK akan tetap bekerja profesional.

Baca juga: Gatot Nurmantyo Ingatkan Jenderal Andika Perkasa Soal KKB Papua: Tantangan yang Tidak Ringan

"Terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi termasuk dugaan korupsi tes PCR, kami sedang bekerja."

"Prinsipnya, kami sungguh mendengar harapan rakyat bahwa Indonesia harus bersih dari korupsi," cuit Firli di akun Twitter@firlibahuri, dikutip pada Jumat (5/11/2021).

Komisaris jenderal polisi itu menjamin KPK tidak pandang bulu untuk menindak tegas siapapun yang terlibat dalam perkara korupsi. Termasuk, para pemangku kebijakan di pemerintahan.

"KPK tidak akan pernah lelah untuk memberantas korupsi."

"Siapapun pelakunya, kita akan tindak tegas sesuai ketentuan hukum."

"KPK tidak akan pandang bulu."

"KPK bekerja profesional sesuai kecukupan bukti," tulis Firli.

Sebelumnya, Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) melaporkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait dugaan bisnis tes Polymerase Chain Reaction (PCR).

"Kami ingin melaporkan desas-desus di luar, ada dugaan beberapa menteri yang terkait dengan bisnis PCR."

"Terutama kalau yang sudah disebut banyak media itu adalah Menko Marves sama Menteri BUMN, Luhut Binsar Pandjaitan dan Erick Thohir," ucap Ketua Umum Prima Alif Kamal di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (4/11/2021).

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved