Selasa, 7 April 2026

UIN Datokarama Palu

Pemuka Agama Katolik Palu Ungkap Sebab Intoleransi Marak Terjadi di Indonesia

Menurutnya, kedangkalan dalam memahami agama dan kekeliruan penafsiran terhadap ayat-ayat kitab suci menjadi pemicu utama. 

Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM/FANDY
Dialog Lintas Agama di UIN Datokarama Jl Diponegoro, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sabtu (6/11/2021).  

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pengawas Pendidikan Agama Katolik Kanwil Kemenag Kota Palu Lukas Joppy Mamahit membeberkan penyebab maraknya kasus intoleransi di Indonesia. 

Menurutnya, kedangkalan dalam memahami agama dan kekeliruan penafsiran terhadap ayat-ayat kitab suci menjadi pemicu utama. 

Hal ini diutarakan Lukas dalam acara Dialog Lintas Agama di UIN Datokarama Jl Diponegoro, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sabtu (6/11/2021). 

"Dua faktor ini paling dominan mengapa intoleransi itu masih terjadi. Bagi agama Katolik, untuk mmembawakan khotbah seperti di gereja itu hanya orang-orang yang memiliki legitimasi," ujarnya. 

Baca juga: Himpunan Mahasiswa Prodi Tadaris Matematika UIN Datokrama Gelar Olimpiade Matematika Tingkat SMA

Lukas tak memungkiri pemahaman orang terhadap agama yang dianutnya berbeda-beda. 

Akan tetapi, ia berharap mahasiswa benar-benar mendalami agama dan tidak belajar sebatas permukaan. 

"Mahasiswa mesti berwawasan luas, jangan hanya jadi katak di dalam tempurung. Dia hanya menjadi raja di dalam, tetapi ketika keluar tidak bisa berbuat apa-apa," tutur Lukas. 

Dialog Lintas Agama merupakan rangkaian kegiatan Expo Kampus UIN Datokarama 2021.

Adapun rangkaian kegiatan expo meliputi dialog lintas agama, talkshow perempuan, bazar UMKM, hiburan, sharing kepemudaan dan lomba short movie nasional berhadiah total Rp 6,5 juta rupiah.(*) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved