Breaking News:

Terkuak Bukti Pencemaran Limbah Paracetamol di Teluk Jakarta Berasal dari Perusahaan Farmasi

Terungkap bukti yang menunjukkan bahwa sebuah perusahaan farmasi membuang limbah paracetamol dengan tidak sesuai prosedur yang berlaku.

pixabay
ILUSTRASI obat-obatan. 

TRIBUNPALU.COM – Sempat beredar kabar bahwa teluk Jakarta tercemari oleh limbah paracetamol.

Paracetamol merupakan suatu kandungan obat byang seringkali dikonsumsi masyarakat untuk mengatasi gangguan kesehata seperti nyeri, sakit gigi dan juga demam.

Masyarakat dapat secara bebas menemukan paracetamol di apotek terdekat maupun di berbagai toko yang menyediakan paracetamol.

Melansir dari TribunPalu, sebuah penelitian menemukan bahwa teluk yang mengalami pencemaran paracetamol yakni berada di Sungai Angke, dan Sungai Ciliwung Ancol.

Baca juga: Menelusuri Penyebab Pencemaran Paracetamol di Teluk Jakarta, Serta Cara Sederhana Membuang Obat

Penemuan ini sempat menghebohkan warga sekitar yang tinggal di Kawasan tersebut.

Limbah tersebut sempat menjadi tanda tanya besar mengenai asal-usul limbah yang mencemari Teluk Jakarta itu.

Sempat ditemukan dua bukti mengenai pencemaran limbah tersebut, seperti :

  1. Adanya perilaku masyarakat yang mengonsumsi paracetamol dan membuang hasil ekskresi yang masih mengandung paracetamol.
  2. Adanya pembuangan limbah dari rumah sakit atau industri farmasi yang tidak berfungsi secara optimal.

Dengan adanya dua teori tersebut, kini terdapat bukti terkuak mengenai pencemaran limbah paracetamol yang tidak sesuai prosedur.

Terdapat bukti yang merujuk pada teori kedua yakni adanya pembuangan limbah dari rumah sakit atau industry farmasi yang tidak berfungsi secara optimal.

Diketahui dari Kompas.com, perusahaan farmasi berinisial MEP terbukti membuang limbah paracetamol ke laut Jakarta yang menyebabkan adanya pencemarah air.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved