Breaking News:

Tips Kesehatan

Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut dengan 8 Cara Berikut, Termasuk Tak Menyikat Gigi Terlalu Keras

Menjaga kesehatan gigi dan mulut menjadi satu di antara hal yang penting untuk dilakukan.

handover
Ilustrasi perawatan gigi - Menjaga kesehatan gigi dan mulut menjadi satu di antara hal yang penting untuk dilakukan. 

Flossing (membersihkan gigi menggunakan benang) dapat membantu menghilangkan plak dan bakteri dari sela-sela gigi yang tidak dapat dijangkau oleh sikat gigi.

Flossing juga mampu mencegah bau mulut karena menghilangkan kotoran makanan yang terjebak di antara sela-sela gigi.

Kebanyakan ahli kesehatan gigi merekomendasikan untuk flossing dengan lembut hingga ke garis gusi sebelum memeluk sisi gigi dengan gerakan naik-turun.

Penting untuk menghindari menjentikkan benang ke atas dan ke bawah di antara gigi, yang dapat menyebabkan rasa sakit dan tidak akan menghilangkan plak secara efektif.

4. Rajin Temui Dokter Gigi

Para ahli merekomendasikan agar orang mengunjungi dokter gigi setiap 6 bulan sekali untuk pemeriksaan.

Selama pemeriksaan gigi rutin, ahli kebersihan akan membersihkan gigi dan menghilangkan plak dan karang gigi yang mengeras.

Dokter gigi akan memeriksa tanda-tanda visual gigi berlubang, penyakit gusi, kanker mulut, dan masalah kesehatan mulut lainnya.

Mereka kadang-kadang juga menggunakan sinar-X gigi untuk memeriksa gigi berlubang.

5. Jangan merokok

Merokok dapat merusak sistem kekebalan tubuh, yang menyulitkan tubuh untuk menyembuhkan jaringan, termasuk yang ada di mulut.

Merokok dapat menyebabkan risiko penyakit gusi.

Bahkan ADA memperingatkan bahwa orang yang merokok mungkin mengalami penyembuhan lambat setelah menjalani prosedur untuk gigi.

Merokok juga memengaruhi penampilan mulut, menyebabkan gigi dan lidah menguning, dan itu bisa menimbulkan bau mulut.

6. Gunakan Obat Kumur

Obat kumur tertentu dapat bermanfaat bagi kesehatan mulut.

Misalnya, satu ulasan menemukan bahwa obat kumur yang mengandung chlorhexidine dan bahan antibakteri mampu membantu mengendalikan plak dan radang gusi.

Obat kumur dengan minyak atsiri tertentu juga efektif, menurut meta-analisis.

7. Batasi Makanan Manis

Mengonsumsi gula diketahui dapat menyebabkan gigi berlubang.

Penelitian terus menyelidiki peran gula dalam kesehatan gigi yang buruk.

Penyebab umumnya termasuk karena mengonsumsi permen dan makanan penutup, tetapi banyak makanan olahan juga mengandung gula tambahan.

WHO merekomendasikan bahwa seseorang perlu membatasi asupan gula di bawah 10 persen dari kalori harian mereka.

Para ahli juga menyatakan bahwa makanan bertepung, seperti kerupuk, roti, keripik, dan pasta, dapat menyebabkan kerusakan gigi.

ADA menjelaskan bahwa makanan-makanan ini akan tahan lama di mulut dan terurai menjadi gula-gula sederhana, yang menjadi makanan bagi para bakteri penghasil asam.

Asam inilah yang kemudian menyebabkan kerusakan gigi.

Alih-alih makanan bertepung, ADA merekomendasikan untuk makan banyak buah dan sayuran kaya serat serta produk susu tanpa tambahan gula.

8. Banyak Minum Air Putih, Kurangi Minuman Manis

Minuman yang mengandung gula seperti soda, jus, atau minuman manis lainnya dapat menyebabkan risiko gigi berlubang lebih tinggi.

ADA merekomendasikan untuk minum air putih atau teh tanpa pemanis sepanjang hari dan hanya minum minuman manis pada waktu makan dan dalam jumlah yang sedikit.

(TribunPalu.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved