OPM Disebut Tak Suka Benny Wenda, Mantan Petinggi ULMWP: Dia Sudah Hilang Akal
Dengan tegas Mote menyebut, sebenarnya banyak Organisasi Papua Merdeka yang menolak Benny Wenda sebagai pimpinan ULMWP.
TRIBUNPALU.COM - Banyak Organisasi Papua Merdeka yang ternyata tak menyukai kehadiran Benny Wenda.
Hal itu disampaikan mantan petinggi United Libertion Movement for West Papua (ULMWP), Oktovianus Mote.
Dengan tegas Mote menyebut, sebenarnya banyak Organisasi Papua Merdeka yang menolak Benny Wenda sebagai pimpinan ULMWP.
Itu ia sampaikan di video kanal YouTube Freewest Papua.
Baca juga: Kontainer Truk Timpa Mobil di Jl Malonda Palu, Satu Tewas dan 3 Luka-luka
Baca juga: Siap-siap, Operasi Zebra Tinombala 2021 Berlangsung 14 Hari di Sulteng
Mote pun mengungkapkan, jabatan Benny Wenda berakhir pada 1 Desember 2020 lalu.
"Jabatan Benny Wenda sebenarnya sudah berakhir pada 1 Desember 2020 lalu, itu sudah saya ingatkan kepada dia untuk mengundurkan diri," tulis Octovianus Mote di akunnya.
Lebih mirisnya lagi kata Mote, penyampaian deklarasi mengangkat dirinya sebagai presiden cukup riskan.
Baca juga: Babak Empat Besar Liga 3 Region Sulteng 2021, Berikut Jadwalnya
Baca juga: Sejarah Peringatan Hari Ayah Nasional Setiap 12 November, Apa Bedanya dengan Hari Ayah Sedunia?
“Dia sudah hilang akal, bagaimana bisa mengklaim diri menjadi presiden dan mengaku sudah memiliki pemerintahan sementara,” ucapnya.
“Sangat tidak masuk akal, mana ada negara menumpang di negara lain,” tambahnya.
Ia pun menambahkan pimpinan TPNPB OPM Jeffrey Bomanak pun telah mengeluarkan penolakan terhadap Deny Wenda, mengingat banyak aksi terselubung demi kepentingan pribadi.
“Kalau kita mau paparkan, sebenarnya dibawah kepimpinan Benny Wenda semua organisasi pecah, baik separatis maupun politik, mulai dari TPNPB, KNPB, WPNCL, WPLO, NFRPB dan ULMWP itu sendiri,” jelasnya.(*)
(Sumber: Tribun-Papua.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/tokoh-separatis-papua-benny-wenda.jpg)