Breaking News:

Palu Hari Ini

Banyak ASN Pakai LPG 3 Kg, Pemkot Palu Gunakan Data Dinsos Pantau Distribusi Tabung Gas Subsidi

Pemkot Palu pun menggunakan data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Dinas Sosial Kota Palu, agar penyaluran LPG 3 Kg tepat sasaran.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: mahyuddin
Tribunpalu.com
Warga mengantre saat akan membeli gas Elpiji 3 kilogram di pasar murah Kelurahan Palupi, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM,PALU - Asisten II Bidang Administrasi Perekonomian Setda Kota Palu Husaema banyak menerima keluhan warga tidak mendapatkan LPG 3 Kg.

Tapi, setelah diselidiki ternyata keluhan itu didominasi warga berstatus Aparatus Sipil Negara (ASN) yang tidak berhak menerima LPG 3 Kg.

"Mereka seharusnya membeli gas LPG yang 5 kilo, bukan 3 Kg," ucap Husaema via telepon, Minggu (14/11/2021).

Karena banyaknya keluhan itu, Pemkot Palu pun menggunakan data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Dinas Sosial, agar penyaluran LPG 3 Kg tepat sasaran.

Baca juga: 19.916 Orang Prasejahtera Layak Beli Gas LPG 3 Kg di Palu, Cek Datanya Per Kecamatan

"Data ini kita sudah bagi ke setiap kelurahan untuk mengawasi penyaluran gas LPG 3 kg," ujar Husaema.

Dia berharap, tidak ada lagi keluhan dari warga terkait LPG 3 Kg langka dengan penggunaan data itu.

Selain itu juga, Husaema menekankan agar pemilik pangkalan tidak menjual LPG 3 kg di atas Het yang sudah ditentukan yaitu Rp 18 ribu.

Sebelumnya, Pemkot Palu merilis jumlah warga prasejahtera yang layak membeli LPG 3 Kg.

Data dari Dinas Sosial, hanya 19.916 kepala keluarga yang layak menggunakan LPG 3 Kg, dari total 372.113 jiwa penduduk Kota Palu.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved