Minggu, 12 April 2026

KKB Papua

Teror Brutal KKB Papua Berlanjut, Karyawan Pabrik Ditembak dari Jarak Jauh, Begini Kronologinya

Teror Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua kembali berlanjut. KKB Papua tak henti-hentinya menebar teror di Bumi Cenderawasih.

Handover
Karyawan PT Delarosa ditembak KKB Papua, Selasa (16/11/2021) pukul 05.00 WITA. 

TRIBUNPALU.COM - Teror Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua kembali berlanjut.

KKB Papua tak henti-hentinya menebar teror di Bumi Cenderawasih.

Tak hanya warga sipil, pekerja atau karyawan perusahaan juga menjadi korbannya.

Kali ini dialami karyawan PT Delarosa di Kampung Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua.

Karyawan bernama Andi Rerung (56) ditembak KKB Papua, Selasa (16/11/2021) pukul 05.00 WIT.

Baca juga: Berita Populer Sulteng: Pohon Tumbang di Jl Balai Kota hingga Tanggapan Pertamina Soal Antrean SPBU

Baca juga: Apa Itu DME yang Disebut-sebut akan Jadi Pengganti LPG di Tahun 2035? Ini Rincian Harganya

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, saat ini korban telah dirujuk ke Kabupaten Mimika untuk mendapatkan penanganan medis.

Ihwal penembakan disampaikan dua orang saksi yang juga rekan korban.

"Saat itu, saksi berinisial J bangun pagi untuk mempersiapan masak, lalu melihat ke arah tangki minyak solar pabrik produksi pengaspalan yang berjarak 200 M dari Basecamp dalam keadaan terbakar," tutur Kamal lewat rilis pers yang diterima Tribun-Papua.com, Rabu (17/11/2021) sore.

Melihat kejadian tersebut, saksi kemudian memberitahukan kepada korban soal kejadian itu.

Baca juga: Sosok Menantu Luhut, Mayjen Maruli Simanjuntak yang Diisukan Jadi Pangkostrad Baru

Baca juga: Warisan Ibunya Senilai Rp 17 Miliar Digondol ART, Nirina Zubir Justru Dimaki-maki Ibu Pelaku

Selanjutnya, Andir Rerung dan saksi lainnya berinisial JS berlari ke luar dengan membawa ember hendak menuju lokasi kebakaran.

Namun, saat berlari sekitar 65 meter dari basecamp terdengar bunyi letusan senjata api lebih dari satu kali dari arah timbunan batu kerikil dan mengenai kaki kanan korban.

"Setelah beberapa menit, saksi berinisial JS dan karyawan lainnya mengevakuasi korban kearah Basecamp, sambil menunggu bantuan dan karyawan lainnya membantu memadamkan api yang menyala di tangki solar pabrik produksi pengaspalan," papar Kamal.

Baca juga: Ormas Pendukung Jokowi Desak Prabowo untuk Pecat Fadli Zon: Jika Tidak, Dia Mundur dari Kabinet

Paginya, pukul 08.50 WIT, tim gabungan dipimpin Kabag Ops Polres Nduga Iptu Bernadus tiba di lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kini, aparat gabungan Polisi dan TNI masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.

"Pasca kejadian situasi di Kabupaten Nduga relatif aman dan kondusif. Personel gabungan terus meningkatkan patroli dan penjagaan di daerah-daerah rawan aksi kejahatan khususnya gangguan dari KKB," ujarnya.(*)

(Tribun-Papua.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved