Hak Asuh Gala Sky Jadi Rebutan Keluarga Bibi dan Vanessa, Kak Seto Turun Tangan dan Ingatkan Hal Ini
Kak Seto Mulyadi buka suara terkait kabar adanya perebutan hak asuh Gala Sky Andriansyah.
TRIBUNPALU.COM - Hak asuh Gala Sky Andriansyah masih menjadi rebutan antara keluarga Bibi Andriansyah dan Vanessa Angel.
Bahkan diketahui kedua keluarga sama-sama mengajukan hak asuh Gala ke Pengadilan Agama.
Ayah Vanessa mengajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Pusat, ayah Bibi mengajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Barat.
Hal ini ternyata menuai sorotan dari psikolog anak, Seto Mulyadi atau yang akrab disapa dengan Kak Seto.
Kak Seto mengatakan bahwa perlu adanya mediasi dari Kementerian Sosial atau pengadilan.
Ia juga meminta kedua keluarga untuk mengedepankan yang terbaik bagi Gala.
Baca juga: Ayah Bibi Dituding Ingin Kuasai Warisan Vanessa Angel, Beri Bantahan Tegas: Semua Demi Gala
Baca juga: Humas PA Jakarta Barat Luruskan soal Hak Asuh Putra Vanessa Angel, Gala Sky:Belum Ada Putusan
"Perlu dimediasi apakah Kementerian Sosial atau mungkin pengadilan, mohon semua mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak," ujar Kak Seto.
"Tentu kalau bisa melibatkan pakar profesional ya psikolog untuk bisa mewawancarai anak mana yang paling disukai," imbuh Kak Seto.
Bukan hanya itu, Seto merasa seharusnya keluarga Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah harus ada mediator untuk menjembatani.
"dan mohon anak tidak berada di wilayah konflik, Derebutan demikian mohon tidak dilakukan, perlu ada mediator yang bisa menjembatani antara kedua keluarga ini," paparnya.
Kak Seto mengaku siap untuk menjadi mediator kedua keluarga.
"Bahkan kami dari LPAI siap untuk menjadi mediator, kami akan cepat turun tangan untuk menangani kasus ini," ungkapnya.
Kak Seto khawatir nantinya Gala merasa tertekan dengan adanya perebutan tersebut.
"Jangan sampai adik Gala yang sudah kehilangan kedua orangtuanya kemudian berada dalam tekanan situasi rebutan atau konflik," ujarnya.
Menurut Kak Seto perebutan hak asuh merupakan salah satu kekerasan pada anak.
"Karena ini kekerasa pada anak yang memang seolah tidak berdarah-darah tapi hatinya yang terluka nantinya, mohon kedua keluarga ini bisa melakukan sesuatu yang terbaik untuk sang anak," pungkasnya.