Fakta Baru Eks ART Nirina Zubir yang Gelapkan Sertifikat: Dia Ngaku sebagai Anak Angkatnya My Mom
Nirina Zubir dan keluarga mejadi korban mafia tanah yang dilakukan oleh mantan asisten ibundanya, Riri Khasmita.
TRIBUNPALU.COM - Aktris Nirina Zubir tengah jadi sorotan publik karena permasalahannya.
Diketahui jika Nirina Zubir dan keluarga mejadi korban mafia tanah yang dilakukan oleh mantan asisten ibundanya, Riri Khasmita.
Nirina membocorkan alasan Riri Khasmita diduga berani mengambil sejumlah aset yang dimiliki oleh ibunya, Cut Indria Marzuki.
Aktris pemain film, Nirina Zubir ini menyebut jika mantan asisten sang ibunda adalah parasit hidup.
Sehingga tidak hanya menggelapkan sertifikat tanah, namun Riri juga menggelapkan uang ibunda Nirina Zubir.
"Dia itu kayak parasit hidup, ngurusin kontrakan nyokap yang katakanlah setahun Rp20 juta padahal aslinya dia menawarkan Rp37 juta."
"Jadi udah banyak nilep uang nyokap gue," ujar Nirina Zubir dalam video unggahan TS Media pada Jumat, (19/11/2021).
Baca juga: Tak Hanya Sertifikat Tanah, Nirina Zubir Kupas Kekejian Riri Khasmita: Gelapkan Uang Bisnis
Tidak diketahui oleh banyak orang ternyata Riri Khasmita menggelapkan sertifikat tanah lebih banyak daripada yang dilaporkan pada kepolisian saat ini.
Hal ini karena sertifikat tanah yang lain berada di luar Jakarta sehingga belum bisa dilaporkan secara bersamaan.
"Kalau secara umum yang kalian itu ada 6 surat (penggelapan sertifikat) aslinya lebih dari itu."
"Cuma karena baru yang wilayah Jakarta jadi kita melaporkan 6 ini dulu," jelas Nirina Zubir.
"Di luar Jakarta ada beberapa, Gunung Putri satu, Bogor satu dan lainnya masih ada," tambahnya.

Hal yang mengagetkan adalah semua sertifikat tanah milik sang ibunda Nirina Zubir telah dijual oleh mantan ART.
"Semuanya udah di jual," ucap Nirina enteng.
Nirina Zubir jengkel dan emosi saat bertemu dengan Riri Khasmita di Polda Metro Jaya saat press conference.
Riri menatap tajam pada sang aktris, sehingga membuat Nirina heran dan tidak habis pikir.
"Kebayang kan waktu kemarin ketemu di Polda presscon, dia natap gue balik sebegitu judesnya kayak kan harusnya gue yang natap tajam," tutur Nirina Zubir keheranan.
Baca juga: Terungkap Alasan Riri Khasmita Berani Ambil Aset Ibu Nirina Zubir, Merasa Punya Hak karena Hal Ini
Selain itu, Riri Khasmita ternyata kerap mengaku sebagai anak angkat dari ibunda Nirina Zubir.
Sehingga membuat dirinya merasa memiliki hak untuk mengambil aset dari ibunda Nirina Zubir.
"Dia itu selalu ngakunya sebagai anak angkatnya my mom, jadi dia merasa punya hak," sambung Nirina.
Saat ini, Nirina Zubir membuka suara agar membantu pihak kepolisian menyelesaikan masalahnya.
Karena diduga ada aliran dana dari penggelapan aset milik ibunda Nirina Zubir.
"Nah, sekarang ini makanya gue bener-bener koar-koar untuk bantu pihak kepolisian untuk menelusuri aliran dana yang ia gunakan."

Mantan ART ibunda Nirina Zubir saat ini telah memiliki bisnis makanan beku sebanyak lima cabang.
"Diduga ada aliran dana setelah ia menjual dan saat ini dia udah punya bisnis frozen food lima cabang," jelas Nirina.
Beberapa waktu yang lalu, Nirina Zubir datang ke lokasi bisnis Riri.
Namun, semua jawaban dari sang pegawai telah diatur sedemikian rupa agar Nirina Zubir tidak mendapatkan info lebih detailnya.
"Dan kemarin gue dateng ketempatnya buat nanya 'ini punya siapa' eh jawabannya langsung 'saya baru sebulan di sini enggak tau apa-apa, ini milik Pak Dedi orang Padang, dan bu Riri hanya pengelola' lah jawabannya panjang amat," cerita Nirina Zubir pada Marianne dan Luna Maya.
"Gue bisa nyimpulin kalau udah di set up, akhirnya gue pergi ke cabang kedua dan lagi jawabannya sama," tambahnya.
Baca juga: Tak Hanya Sertifikat Tanah, Eks ART Nirina Zubir Ternyata Juga Gelapkan Aset Lain di Luar Jakarta
Saat ini, Nirina Zubir dan keluarga ingin menelusuri kasusnya lebih detail agar masalahnya segera selesai.
Beberapa surat ternyata ada cacat administrasi sehingga kemungkinan akan kembali seperti semula ke tangan Nirina Zubir.
"Kita pengen lebih detail lagi menelusurinya karena memang ada beberapa surat yang cacat administrasi."
"Kalau secara hukum ada cacat administrasi bisa dilakukan pembatalan dan bisa kembali seperti semula," jelas Nirina Zubir.

Pihak keluarga Nirina Zubir berharap agar kembalinya sertifikat tanpa menunggu keputusan dari pengadilan.
Karena jika menunggu putusan pengadilan membutuhkan waktu yang sangat panjang.
"Harapannya sih tanpa harus menunggu keputusan dari pengadilan."
"Karena keputusan pengadilan itu sangat lama, dan berharapnya dibantu sampai situ karena diduga adanya cacat administrasi," pungkas Nirina Zubir.
(TribunPalu/Nuri Dwi)