Breaking News:

Palu Hari Ini

Pekebun Temukan Kerangka Mayat Manusia di Petobo Palu, Diduga Korban Likuefaksi

Seorang pekebun menemukan 2 kerangka mayat manusia di ladangnya, Minggu (21/11/2021) siang.

Penulis: Nur Saleha | Editor: Haqir Muhakir
Handover/Dinas Damkarmat Kota Palu
Seorang pekebun menemukan 2 kerangka mayat manusia di ladangnya, Minggu (21/11/2021) siang. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Seorang pekebun menemukan 2 kerangka mayat manusia di ladangnya, Minggu (21/11/2021) siang.

Kerangka mayat diperkirakan perempuan usia sekira 40 tahun dan anak laki-laki usia sekitar 5 tahun.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Palu langsung menuju TKP usai menerima informasi penemuan tersebut.

Kepala Dinas Damkarmat Kota Palu Sudaryano Lamangkona mengatakan, kerangka mayat itu ditemukan pekebun saat sedang menggali tanah untuk menanam bibit tanaman.

Korban masih mengenakan pakaian dalam saat ditemukan.

"Dugaan bahwa kerangka mayat tersebut adalah korban bencana likuefaksi tahun 2018 silam," kata Sudaryano, Senin (22/11/2021) siang.

Baca juga: Pernah Dianggarkan Pemprov, Pembangunan Masjid Agung Palu Belum Jelas

Baca juga: Antisipasi Krisis Iklim, Mahasiswa Banggai Tanam Mangrove di Lamala

Lanjut Sudaryano, pekebun tersebut langsung menginformasikan kepada ketua RW 9 Kelurahan Petobo bernama Effendy pasca-menemukan kerangka mayat.

"Identifikasi jenis kelamin mayat hanya dapat kami yakini dari pakaian yang masih ikut pada kerangka tersebut", ujar Effendy.

Karena kerangka mayat ditemukan dalam jarak yang berdekatan.

"Diperkirakan kedua kerangka tersebut masih mempunyai hubungan kekeluargaan. Bisa jadi antara ibu dan anak," jelasnya.

"Taksiran kami, usia kedua kerangka tersebut antara 30-40 tahun. Sedangkan kerangka mayat lainnya diperkirakan berusia 5-7 tahun", tambah Effendy.

Baca juga: Tingkat Kecelakaan di Jalan Masih Tinggi, Kementerian Perhubungan Minta Pemerintah Turun Tangan

Setelah dilakukan identifikasi awal oleh pihak berwenang.

Kedua kerangka mayat tersebut diserahkan kepada Damkarmat Kota Palu untuk dievakuasi dan dimakamkan.

"Hingga hari ini, jumlah kerangka mayat yang telah dievakuasi oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palu berjumlah 20, pasca-bencana 2018 silam," tutup Sudaryano. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved