Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Korban Dugaan Intimidasi Perusahaan Sawit di Morut Lapor Polisi: Kami Butuh Makan

Warga Bungintimbe, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara Amboi Endre melaporkan PT Agro Nusa Abadi (ANA) ke Polda Sulteng.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Haqir Muhakir
Alan Sahril
Warga Bungintimbe, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara Amboi Endre melaporkan PT Agro Nusa Abadi (ANA) ke Polda Sulteng, Selasa (23/11/2021) siang. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Warga Bungintimbe, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara Amboi Endre melaporkan PT Agro Nusa Abadi (ANA) ke Polda Sulteng, Jl Soekarno Hatta, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Selasa (23/11/2021) siang.

Amboi Endre melaporkan PT ANA atas dugaan perampasan dan penyerobotan tanah milik warga selama bertahun-tahun.

PT ANA merupakan perusahaan yang bergerak dibidang  pengelolaan kelapa sawit.

"Saya melaporkan PT ANA karena saya telah diintimidasi oleh mereka. Kami melakukan ini karena kami butuh makan untuk keluarga kami, sedangkan PT ANA sudah merampas tanah kami," ungkap Amboi Endre.

Amboi Endre mengharapkan agar pihak Polda Sulteng dapat menyelesaikan kasus tersebut dengan cepat.

Baca juga: Hadianto Rombak Manajemen PT BPST Saat Pimpin RUPS, Maksimalkan Pengelolaan KEK Palu

Baca juga: Samsung Smart Learning Class Hadir di Kota Palu, Bantu Pembelajaran Siswa di Masa Pandemi

Agar dapat mengembalikan lahan milik warga yang didug dirampas PT ANA.

"Agar pihak Polda Sulteng menindak tegas perusahaan PT ANA," imbuhnya.

Amboi Endre menuturkan, sejak beroperasi pada tahun 2006.

PT ANA hingga saat ini belum memberikan ganti rugi kepada lahan milik warga.

"Luas lahan saya pribadi itu tiga hektar, kalau dihitung dengan lahan milik warga yang lain itu sebanyak 120 hektar yang dirampas oleh PT ANA," sebutnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved